JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memborong berbagai penghargaan di awal kepemimpinan Muhammad Fawait. Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu mengaku bangga terhadap jajaran Pemkab Jember yang telah bekerja keras.
Menurut bupati periode 2025-2030 itu, Kabupaten Jember juga memperoleh pengakuan atas keberhasilan dalam mengoptimalkan pembelian hasil panen petani, upaya mencegah perkawinan di usia muda, serta inovasi dalam sistem pengaduan dan komunikasi antara warga dengan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak sekali penghargaan di awal-awal pemerintahan Kabupaten Jember yang baru. Terakhir ini kami mendapatkan penghargaan dari beberapa sektor mulai dari terkait masalah ketenagakerjaan. Kemudian kami juga mendapatkan penghargaan terkait masalah suksesi untuk penyerapan gabah petani,” ujar Gus Fawait pada Rabu (02/07/2025).
Baca Juga: Petani Sidomulyo Terima Bantuan Pompa Air dari Bupati Fawait, Targetkan Ekspor Kopi ke Jepang
Tidak lama berselang, Pemkab Jember memperoleh pengakuan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai daerah yang paling memperhatikan nasib pekerja yang berisiko.
“Dalam acara Pendampingan dan Monitoring Evaluasi Pencapaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang diselenggarakan Kemendagri di Surabaya, kami meraih posisi ketiga,” jelasnya.
Jember Optimal Beli Gabah Petani Lokal
Kabupaten Jember juga dinilai berhasil mengoptimalkan pembelian gabah dari petani lokal. Perum Bulog cabang Jember mencatatkan prestasi luar biasa dengan menyerap 122.000 ton gabah petani, angka yang melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pencapaian ini menjadikan Jember sebagai daerah dengan tingkat penyerapan gabah paling tinggi se-Jawa Timur pada tahun ini. Baru-baru ini, Kabupaten Jember juga berhasil meraih posisi runner-up dalam ajang Penghargaan Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak (PPA) Award Jawa Timur 2025.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jatim Benny Sampirwanto kepada delegasi Pemkab Jember di Surabaya.
Kabupaten Jember juga meraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif dari JTV berkat terobosan Gus Fawait melalui program pelayanan digital Wadul Gus’e yang menjadi pemenang dalam kategori penyelesaian keluhan dan peningkatan layanan publik.
Dia menekankan bahwa pencapaian tersebut bukan tujuan utamanya. Adapun sasaran utamanya yaitu memberantas kemiskinan di Jember. Hal itu untuk meningkatkan taraf hidup warga Jember dan memberikan layanan publik yang berkualitas di Kabupaten Jember.
Baca Juga: Kembalikan Ekosistem, Bupati Fawait Tebar Ribuan Benih Ikan di Sungai Silo Jember
“Kami haturkan terima kasih. Ini merupakan energi positif yang diberikan kepada pemerintahan Kabupaten Jember agar semakin bersemangat dalam memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada rakyat,” jelasnya.
Meskipun demikian, Gus Fawait menegaskan kembali bahwa perolehan berbagai penghargaan tersebut bukan merupakan target utama.
“Prioritas kami adalah memberantas kemiskinan, meningkatkan taraf hidup, serta meningkatkan mutu layanan publik,” tegasnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








