• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bupati Malang Muhammad Sanusi menyerahan bendera zonasi Covid-19 kepada Camat Kepanjen. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Bupati Malang Muhammad Sanusi menyerahan bendera zonasi Covid-19 kepada Camat Kepanjen. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Bupati Malang Serahkan Bendera Zonasi Covid-19 ke Setiap Kecamatan

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Bupati Malang Muhammad Sanusi menyerahkan secara simbolis bendera-bendera zona penyebaran Covid-19 untuk dipasang di setiap RT-RW Sabtu (13/02/2021).

Hal itu dilakukan demi melancarkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Kabupaten Malang. Bendera tersebut dikelompokkan dalam beberapa warna, mulai dari hijau, kuning, oranye, dan merah.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Setiap kecamatan kami beri itu (bendera zonasi). Ini merupakan inovasi dari Pak Kapolda. Setiap kecamatan diberi bendera untuk menandai dan menjadi motivasi untuk mengubah Covid-19 ke depannya,” terang Sanusi usai melaksanakan penyerahan bendera zonasi Covid-19 di Kantor Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Sanusi menegaskan jika nantinya bendera-bendera tersebut akan dipasangkan di setiap RT-RW sesuai kondisi penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

“Nanti kalau merah, kami kasih merah. Kalau kuning, kami kasih kuning. Dan kalau hijau, kami kasih hijau,” tegasnya.

Di Kabupaten Malang sendiri, alumnus Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Ganjaran ini mengatakan jika mayoritas RT-RW di Kabupaten Malang adalah bendera oranye.

“Di Kabupaten Malang mayoritas bendera kuning, kalau di desa-desa mayoritas hijau,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan jika seluruh wilayah di Kabupaten Malang akan menjadi fokus dalam PPKM mikro yang akan dilaksanakan sampai 22 Februari 2021.

“Yang menjadi perhatian ya semuanya, termasuk nanti di Malang Barat pun kami datangi. Hari ini kami mendatangi 3 kecamatan, yaitu Kepanjen, Gondanglegi, dan Lawang,” ucapnya.

Karena itu, dia berharap agar masyarakat Kabupaten Malang bisa menjaga diri, keluarga, dan negara.

“Intervensinya begini ini, Covid-19 itu intinya jaga diri, keluarga, dan negara. Jadi, dimulai dari diri kita sendiri, baru nanti keluarganya dan masyarakat,” tuturnya.

Sanusi juga berharap jika dengan penerapan PPKM mikro ini bisa benar-benar memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Harapannya, di Malang tidak ada yang masuk zona merah. Selain itu, juga berhenti (penyebaran Covid-19) di Malang. Tidak ada penularan, semua kami libatkan, RT-RW hingga ibu-ibu PKK juga kami libatkan. Program Pak Jokowi itu menjaga diri dan keluarga,” ujarnya. (rap/ln)

Tags: bendera zonasiBupati Malang SanusiCOVID-19 covid19Kabupaten MalangZonasi Covid-19
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Ilustrasi foto: Pixabay/Tugu Jatim

Ingin Cepat Dapat Jodoh? Simak Ini ya...

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID