MOJOKERTO, Tugujatim.id – Seluruh santri tak terkecuali dari Kabupaten Mojokerto didorong menjadi agen perubahan dan benteng moral bangsa. Seruan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa ini muncul dalam acara selawatan dan siraman rohani di Pendapa Graha Maja Tama Pemkab Mojokerto, Kamis (16/10/2025).
Acara ini sekaligus menjadi rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2025. Saat memberi sambutan, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengatakan, HSN tidak hanya menjadi acara seremonial, namun menjadi momen meneguhkan kembali peran santri dalam pembangunan bangsa.
Baca Juga: BK Desa di Mojokerto Dijatah Rp113 Miliar, Bupati Wanti-Wanti soal Integritas
“Peringatan Hari Santri Nasional harus menjadi pengingat bahwa santri dan kiai menjadi garda terdepan perjuangan kemerdekaan Indonesia sejak dulu. Kini santri berperan menjadi agen perubahan dan benteng moral bangsa,” urainya melalui keterangan resmi, Jumat (17/10/2025).
Pentingnya Meneladani Nilai-Nilai yang Diajarkan di Pesantren
Masih kata Bupati Albarraa, HSN yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober 2015 lalu merupakan penghargaan atas jasa besar ulama dan santri dalam merebut kemerdekaan. Terutama berkaitan dengan Resolusi Jihad oleh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Resolusi ini menjadi pengobat semangat rakyat hingga melahirkan peristiwa heroik 10 November di Surabaya.
“Saya tumbuh dan belajar di pesantren. Tradisi pesantren membentuk karakter saya. Maka, saya mengajak kepada seluruh santri untuk terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tutur Bupati Albarraa.
Pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan telah lama diakui berjasa besar membentuk karakter dan akhlak. Karena itu, Bupati Albarraa memandang pentingnya meneladani nilai-nilai yang diajarkan di pesantren, seperti termaktub dalam kitab Ta’limul Muta’allim dan Adabul ‘Alim wal Muta’allim.
“Pesantren itu benteng moral bangsa ini. Santri dididik untuk berilmu, beradab, berakhlakul karimah, menghormati guru, meneladani nabi, serta berkhidmat untuk umat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








