SITUBONDO, Tugujatim.id – Bupati Situbondo alami Rem Blong di Jalur Pegunungan Mlandingan. Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo kecelakaan lalu lintas bersama pengawal pribadinya ketika dalam perjalanan kembali usai menghadiri program distribusi serta penanaman bibit tanaman rempah kapulaga di wilayah Alas Bayur, Mlandingan, Senin kemarin (1/12/2025).
Perjalanan dimulai dari gedung pemerintahan setempat sekitar pukul 09.00 WIB. Sesampainya di kantor kecamatan setempat, rombongan melakukan persiapan dengan mengganti moda transportasi dari kendaraan roda empat ke sepeda motor khusus medan berat untuk memudahkan mobilitas di kawasan perbukitan. Hanya satu kendaraan jenis pikap double cabin yang masih digunakan sebagai kendaraan tambahan.
Pemimpin Situbondo yang akrab disama Mas Rio tersebut memutuskan mengendalikan motor sendiri saat menuju lokasi acara. Meski kondisi jalan menantang, perjalanan menuju desa berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Setiba di tempat tujuan, kepala daerah diterima masyarakat tani dan langsung melakukan ritual penanaman perdana sebagai tanda dimulainya program budidaya kapulaga.
Setelah rangkaian acara rampung, tuan rumah mengundang rombongan untuk santap siang bersama di kediaman salah satu penduduk lokal. Kondisi masih terkendali hingga rombongan berpamitan untuk kembali.
Kejadian tidak terduga terjadi dalam perjalanan pulang. Awalnya kepala daerah masih mengendarai motor sendiri, namun beberapa saat kemudian meminta berganti posisi menjadi penumpang dengan pengawal yang mengendalikan kendaraan. Tidak lama sesudah pertukaran peran tersebut, musibah terjadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sistem pengereman kendaraan mengalami kegagalan fungsi secara tiba-tiba. Diduga komponen rem mengalami pemanasan berlebih akibat penggunaan berkelanjutan di jalur menurun yang cukup panjang, menyebabkan kendaraan tak terkontrol dan terus melaju tanpa bisa direm.
Dalam kondisi darurat, kepala daerah sempat meloncat keluar sebelum terjatuh menelungkup di tepi jurang. Sementara pengawalnya ikut terhempas bersama motor yang tersangkut di sebatang pohon pada tebing sedalam kurang lebih dua meter. Keberadaan pohon tersebut menjadi penyelamat yang mencegah jatuh lebih dalam.
Masyarakat dan tim segera memberikan bantuan darurat. Kedua korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya hanya mengalami luka-luka ringan tanpa cedera berbahaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








