• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
reaktifasi jalur Kereta Api

Ilustrasi reaktifasi jalur Kereta Api (Foto Sumber Pexels)

Bupati Tuban Buka Suara Soal Reaktifasi Jalur Kereta Api Mati

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Masyarakat Kabupaten Tuban menaruh harapan reaktifasi jalur kereta api mati di Tuban. Jalur rel warisan masa kolonial Belanda itu masih terbentang seolah terbuka kemungkinan layanan transportasi umum itu beroperasi kembali.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menyatakan, persoalan kereta api bukan kewenangan Pemkab, namun Pemerintah Daerah tidak tinggal diam.

You might also like

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

17/07/2026 7:33 PM
Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

17/07/2026 6:45 PM

“Kami tahu masyarakat menaruh harapan besar pada KAI. Tapi, kewenangan itu ada di Pusat, bukan di Pemerintah Daerah,” ujar Lindra, Kamis (5/6/2025).

Pemkab Tuban sejauh ini telah menawarkan solusi alternatif agar konektivitas antarwilayah tetap berjalan. Salah satunya melalui program transportasi gratis yang diberi nama ‘Bus Mas Ganteng’ untuk masyarakat umum. Meski belum sempurna, upaya ini setidaknya bisa menjawab kebutuhan mobilitas warga.

“Sekarang memang armadanya terbatas dan jam operasionalnya juga kami batasi. Ini bukan tanpa alasan, tapi justru untuk menjaga ekosistem transportasi lokal tetap hidup,” jelasnya.

Lindra menegaskan, pembatasan waktu operasional dilakukan agar pengemudi ojek online, sopir angkot, hingga pelaku usaha transportasi lain tetap bisa memperoleh penghasilan. Pemerintah tidak ingin kehadiran layanan gratis justru mematikan usaha warga kecil yang bergantung pada sektor transportasi harian.

“Kami ingin membangun konektivitas, tapi juga menjaga keseimbangan ekonomi lokal. Semua harus bisa bergerak bersama,” tambahnya.

Terkait jalur kereta api sendiri, Tuban dulunya memang pernah menjadi bagian penting dari jaringan KA di pesisir utara Jawa. Rel penghubung antara Babat (Lamongan) hingga Tuban dibangun pada era kolonial oleh perusahaan Belanda, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).

Sayangnya, setelah puluhan tahun tak difungsikan, rel yang dulu hidup kini hanya jadi peninggalan sejarah. Bahkan banyak juga menjadi pemukiman warga.

Jalur tersebut tidak lagi beroperasi sejak akhir 1990-an dan hingga kini belum ada kepastian apakah akan diaktifkan kembali oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

BACA JUGA: Bupati Pertanyakan Motif Kembali Tesebarnya Video Lama Mobil Dinas Tuban di Tempat Hiburan Malam

Meski begitu, keinginan untuk menghidupkan kembali jalur ini masih kuat di tengah masyarakat Tuban. Banyak warga menilai reaktivasi rel kereta akan mendorong tumbuhnya ekonomi lokal, mempermudah distribusi logistik, dan membuka peluang investasi baru di kawasan timur Jawa.

Lindra pun tidak menutup kemungkinan untuk mendorong dialog lebih lanjut dengan pihak terkait di pemerintah pusat maupun KAI. Namun, ia mengingatkan bahwa semua perlu proses dan kajian yang matang, terutama soal kelayakan ekonomi dan infrastruktur.

“Kalau ke depan pemerintah pusat mengizinkan atau menghidupkan kembali jalur rel tersebut, tentu kami akan dukung sepenuhnya,” ucapnya.

Untuk saat ini, Pemkab Tuban akan fokus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui moda darat lain, sembari menjaga agar kebijakan transportasi tidak mengganggu pelaku usaha lokal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kabupaten TubanKAIPT KAITuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 7:33 PM
0

Kota Malang, Tugujatim.id - Gaduh pencegahan LGBT di berbagai daerah ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita....

Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 6:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan 3.270 stand bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai bagian dari upaya penataan...

Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Ancam Copot Pejabat yang Lambat Tangani Aduan Warga Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 9:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Usai dua minggu rutin melakukan inspeksi langsung ke lapangan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengambil langkah tegas...

DPRD Tuban

DPRD Tuban Soroti SILPA Rp485,69 Miliar, Dorong Optimalisasi Anggaran dan Peningkatan PAD

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 2:32 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – DPRD Tuban menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam pembahasan tersebut,...

Next Post
Pengemis dan pengamen asal Tuban.

Terjaring Razia, Pengemis dan Pengamen asal Tuban Diamankan di Alun-Alun Bojonegoro

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID