Bupati Tuban Mas Lindra Tinjau Kawasan Rawan Banjir, Ini Solusinya... - Tugujatim.id

Bupati Tuban Mas Lindra Tinjau Kawasan Rawan Banjir, Ini Solusinya…

  • Bagikan
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky didampingi Dandim 0811 Letkol Inf Villiala Romadon serta OPD dari dinas PUPR, bappeda, dan DLH meninjau sejumlah titik kawasan yang berpotensi menimbulkan banjir di wilayah Bumi Wali, Selasa (03/08/2021). (Foto: Diskominfo Pemkab Tuban/Tugu Jatim)
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky didampingi Dandim 0811 Letkol Inf Villiala Romadon serta OPD dari dinas PUPR, bappeda, dan DLH meninjau sejumlah titik kawasan yang berpotensi menimbulkan banjir di wilayah Bumi Wali, Selasa (03/08/2021). (Foto: Diskominfo Pemkab Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky meninjau sejumlah titik kawasan yang menjadi penyebab banjir pada Selasa (03/08/2021). Tujuan peninjauan tersebut ingin memecahkan permasalahan banjir yang terjadi hampir setiap tahun.

Bupati Tuban Aditya yang didampingi Dandim 0811 Letkol Inf Villiala Romadon serta OPD terkait seperti dinas PUPR, bappeda, dan DLH, itu mengecek beberapa titik rawan banjir di Desa Ngino, Kecamatan Semanding; Desa Magersari, Kecamatan Plumpang; Desa Simorejo dan Banjar, Kecamatan Widang; dan Desa Ngimbang, Kecamatan Palang.

Dalam peninjauan tersebut, Mas Lindra, sapaan akrabnya, langsung berdialog bersama kepala desa dan camat setempat serta OPD dan instansi terkait. Hasilnya, dalam waktu dekat di beberapa titik itu telah ditemukan solusinya.

Aditya Halindra Faridzky tampak mengecek salah satu kawasan yang rawan banjir, Selasa (03/08/2021). (Foto: Diskominfo Pemkab Tuban/Tugu Jatim)
Aditya Halindra Faridzky tampak mengecek salah satu kawasan yang rawan banjir, Selasa (03/08/2021). (Foto: Diskominfo Pemkab Tuban)

“Seperti di Kecamatan Semanding, kami akan melakukan penghijauan di lahan gundul dengan varietas yang ditanam akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan OPD terkait. Dari TNI juga akan membantu,” ujarnya.

Mas Lindra mengatakan, penanganan banjir akan digarap dari hulu hingga hilir. Untuk itu, komunikasi dan kerja sama semua pihak sangat diperlukan. Penyelesaian masalah segera diimplementasikan dengan alokasi anggaran melalui Perubahan APBD tahun 2021.

“Kami kuatkan koordinasi dan kerja sama antar semua pihak dengan harapan penanganan banjir dapat diselesaikan secepat mungkin,” tutup bupati berusia 29 tahun ini.

  • Bagikan