TUBAN, Tugujatim.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Kabupaten Tuban, Jatim, mendadak jadi sorotan usai sebuah video viral memperlihatkan belatung menggeliat di dalam nasi kotak. Temuan tidak sedap ini diduga berasal dari makanan MBG berbelatung yang dibagikan di salah satu SMK di Kecamatan Tambakboyo.
Menanggapi makanan MBG berbelatung tersebut, Camat Tambakboyo Ari Wibowo Waspodo mengaku baru mengetahui kabar itu dari rekan-rekan media pada Selasa sore (15/07/2025).
Baca Juga: Heboh! Video Belatung di Makan Bergizi Gratis di Tuban Bikin Geger Dunia Maya
Ari, sapaan akrabnya, menyebut sudah menerima laporan awal soal temuan makanan MBG berbelatung di beberapa paket makanan.
“Informasinya ada dua titik, satu di SMK dan satu lagi di SMA. Total ada empat ompreng (kotak makan) yang ditemukan bermasalah. Sisanya, dari ratusan yang dibagikan, tidak ditemukan masalah,” ungkapnya saat ditemui Tugujatim.id.
Meski demikian, dia tetap menyayangkan kejadian ini. Sebab, jika tidak segera diperbaiki, bisa mencoreng tujuan baik dari program MBG yang merupakan inisiatif dari Presiden Prabowo untuk meningkatkan gizi pelajar.
“Saya pribadi khawatir ini berdampak ke kelanjutan programnya. Padahal, kalau melihat di lapangan, seperti di SD Sobontoro kemarin yang saya datangi, anak-anak antusias dan senang sekali menerima makanan gratis itu,” terangnya.
Ketika ditanya soal penarikan makanan dari sekolah, Ari menegaskan, langkah itu bukan ranah kecamatan. Pihaknya hanya sebatas memantau dan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Soal penarikan, bukan wewenang kami. Tapi, kami dorong agar dapur umum dan penyedia makanan bisa segera mengevaluasi. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang,” tambahnya.
Ari berharap, ke depan, penyedia makanan bisa lebih teliti dan menjaga kebersihan. Menurut dia, kesalahan sekecil apa pun bisa berdampak besar terhadap persepsi publik.
Penyedia Makanan Belum Bisa Dikonfirmasi
Sementara itu, upaya wartawan Tugujatim.id untuk meminta konfirmasi langsung ke pihak penyedia makanan, yakni dapur Mandiri Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Putra Jaya Kitchen, belum membuahkan hasil.
Saat mendatangi lokasi dapur di wilayah setempat, tim hanya bertemu dengan sekuriti. Pihak keamanan menyampaikan bahwa tidak satu pun pengelola atau staf dapur berada di tempat saat itu.
“Kosong, Mas. Tadi pagi masih ada, tapi sekarang belum balik,” ujar sekuriti singkat.
Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG terkait insiden diduga makanan MBG berbelatung tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








