JEMBER, Tugujatim.id – Kabupaten Jember bersiap menyambut jalur penerbangan baru menuju Denpasar. Pelajari cara beli tiket penerbangan Jember–Bali yang penerbangan nya dijadwalkan mulai aktif 5 Desember 2025.
Layanan transportasi udara ini akan tersedia untuk perjalanan pulang-pergi melalui Bandara Notohadinegoro Jember.
Menurut pejabat sementara (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember, Gatot Triyono, persiapan operasional sudah mencapai lebih dari 90 persen. Hal ini mengingat bandara tersebut sebelumnya telah mengoperasikan rute ke ibu kota negara di Jakarta, tepatnya Bandara Halim Perdanakusuma melalui maskapai Fly Jaya.
“Tingkat kesiapan kami sudah sangat tinggi mengingat fasilitas bandara ini sebelumnya telah melayani penerbangan ke Jakarta,” ungkap Gatot pada Rabu (3/12/2025).
Tim dari maskapai Lion Air Group kini tengah berada di lokasi untuk menyelesaikan berbagai persiapan teknis menjelang penerbangan komersial perdana yang dijadwalkan pada hari Jumat pekan ini.
Minat Penumpang Cukup Tinggi
Data pemesanan tiket menunjukkan respons positif dari masyarakat. Hingga saat ini, tingkat pemesanan tempat duduk sudah melampaui setengah dari kapasitas tersedia. Tercatat 35 calon penumpang dari Jember dan 15 dari Denpasar telah melakukan reservasi.
“Angka ini masih berpotensi meningkat karena waktu keberangkatan masih beberapa hari lagi,” tambah Gatot.
Masyarakat dapat membeli tiket melalui berbagai kanal, baik secara daring lewat platform BookCabin, Traveloka, dan Tiket.com, maupun langsung datang ke konter yang disediakan Lion Air Group di bandara.
Khusus pengguna aplikasi BookCabin, tersedia penawaran spesial dengan tarif Rp460.000 untuk periode 22 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026, jauh lebih terjangkau dibanding harga normal sekitar Rp800.000.
Kehadiran dua jalur penerbangan di Jember dipandang sebagai upaya strategis membuka akses ke kawasan dengan dinamika ekonomi signifikan. Gatot menekankan bahwa transportasi udara kini menjadi kebutuhan penting masyarakat karena efisiensi waktu tempuh.
Pihak Dishub akan terus memantau kinerja kedua maskapai yang beroperasi di Bandara Notohadinegoro. Untuk rute Jakarta, tingkat hunian penumpang saat ini berada di atas 50 persen, sementara untuk jalur Denpasar ditargetkan bisa mencapai atau bahkan melampaui angka tersebut.
“Kami optimistis dan akan terus melakukan perbaikan agar konsistensi layanan kedua rute ini dapat berjalan optimal,” pungkas Gatot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








