• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Jember.

DPRD Jember soroti banjir di Kecamatan Sumberbaru, Sabtu (25/10/2025). (Foto: Dok. PPID Kabupaten Jember)

Banjir dan Longsor Mengancam, DPRD Jember Desak Revitalisasi Tanggulangi Bencana dan Aktifkan Kembali FPRB

Dwi Linda by Dwi Linda
6 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember David Handoko Seto mendesak pembenahan menyeluruh dalam penanganan bencana dan menghidupkan kembali Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).

Seruan ini muncul menyusul kejadian banjir dan longsor yang berkali-kali melanda sejumlah titik rawan bencana di Kabupaten Jember.

You might also like

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM

David mengungkapkan, banjir yang terus-menerus terjadi tidak semata-mata dipicu oleh kondisi cuaca, melainkan juga akibat penyusutan lebar saluran drainase serta pembangunan kompleks perumahan yang tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga: DPRD Jember Kebut Finalisasi Raperda Pariwisata dan Perlindungan Petani Jelang Tutup Tahun

“Para developer memang sudah mengantongi perizinan, namun dalam praktiknya pembangunan sistem drainase tidak mengikuti standar yang ditetapkan. Masalah inilah yang perlu diperbaiki. Tanpa upaya pencegahan yang tepat, bencana banjir akan kembali berulang,” katanya saat dikonfirmasi pada Selasa (02/12/2025).

Anggota Komisi C ini menjelaskan, beberapa saluran air di perkotaan sudah dibersihkan dan menunjukkan perbaikan, namun dibutuhkan strategi komprehensif untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

FPRB Bakal Gerakkan Sukarelawan di 31 Kecamatan

Sementara itu, persoalan tanah longsor juga menjadi fokus perhatian khususnya di zona Kaliwates. Penanganan yang dilakukan sebelumnya mengandalkan gotong royong warga bersama dinas pekerjaan umum bina marga, namun pendekatan konvensional ini dianggap kurang efisien dan berisiko memunculkan permasalahan tambahan.

“Sejumlah tebing di area pemukiman memiliki sertifikat kepemilikan pribadi. Padahal seharusnya masuk dalam wilayah sempadan sungai. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus,” paparnya.

Politisi tersebut juga mendesak pemerintah daerah Jember untuk menggerakkan kembali FPRB. Organisasi ini nantinya akan mengoordinasikan para sukarelawan di seluruh 31 kecamatan serta mengoptimalkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk penanganan darurat bencana.

“Apabila penanganan bencana hanya diserahkan kepada badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), kapasitas mereka tidak akan memadai. Dengan mengaktifkan FPRB, jaringan relawan dan sumber dana CSR dapat digunakan untuk mengatasi berbagai kejadian seperti kerusakan bangunan, banjir, maupun kebakaran tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran daerah,” tegas David.

Anggota Fraksi Partai Nasdem ini juga menegaskan urgensi pembentukan pos anggaran khusus di BPBD untuk mengelola dana darurat.

“Tahun 2026 pemerintah kabupaten mengalokasikan Rp15 miliar, namun belum pasti semua dana tersebut untuk keperluan kebencanaan. BPBD perlu memiliki anggaran tersendiri supaya dapat merespons dengan cepat,” ungkap David.

Dia menambahkan, penguatan FPRB harus dimulai dari level kabupaten sampai kecamatan dengan memastikan koordinasi yang erat antara BPBD, dinas sosial, dan para relawan.

“Desa Tangguh Bencana (Destana) sudah mulai bergerak, namun dukungan dari kabupaten harus lebih maksimal agar para relawan dapat dimobilisasi secara efektif ketika bencana terjadi,” ujarnya.

Melalui langkah-langkah ini, David optimistis Jember dapat mengelola ancaman bencana dengan lebih baik, mengurangi dampak kerusakan infrastruktur dan korban jiwa, sekaligus membangun sistem pencegahan bencana yang berkesinambungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita DPRD JemberBerita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniRevitalisasi bencana di Kabupaten Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Ledakan Balon Udara

Ledakan Balon Udara di Blitar, Polisi Bongkar Transaksi Mercon

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 4:16 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Penyelidikan kasus ledakan balon udara di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar kini menemui tantangan teknis. Pihak...

Next Post
Pegadaian Kanwil XII Surabaya

Pegadaian Kanwil XII Surabaya Perkuat Sinergi Pembiayaan Ibadah, Kejar Lonjakan Kinerja Akhir 2025

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID