Cara Membangun Personal Branding, Citra Diri di Hadapan Publik

  • Bagikan
ilustrasi perempuan di depan laptop, personal branding
Mengenal dan memahami apa itu personal branding. (Foto: Unsplash)

Semakin berkembangnya era teknologi juga berarti semakin ketatnya persaingan di dunia industri. Ada banyak ragam produk serupa namun mereka tetap mengunggulkan keunikan masing-masing. Hal inilah yang dimaknai sebagai proses branding. Namun kini bukan hanya produk perusahaan yang perlu branding, dirimu juga membutuhkan branding untuk bisa bertahan dengan pesaing lainnya.

Apa itu personal branding?

Saat menjawab hal ini, coba pikirkan dulu jawaban dari “Siapa dan seperti apa Maudy Ayunda bagimu? Cerdas? Inspiratif? Penyanyi bertalenta?

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Jawabanmu dari pertanyaan itu adalah hasil dari personal branding yang dibangun oleh Maudy Ayunda. Intinya, personal branding adalah upaya untuk membangun citra dirimu di hadapan public dengan kemampuan dan karakteristik yang ada pada dirimu. Bisa dikatakan ini seperti kamu sedang mempromosikan dirimu sendiri.

Mengapa perlu membangun personal branding?

orang membaca buku
Mengapa hal ini penting? (Foto: Unsplash)

Kenyataannya kebanyakan orang akan mengatakan hal yang serupa saat hendak melamar pekerjaan. Pihak perusahaan tentu akan mencari kandidat yang terbaik dan sesuai dengan posisi mereka. Apa yang mereka butuhkan? Bukti konkrit adalah bekal utama yang bisa kamu berikan kepada mereka.

Oleh karena itu penting untuk membangun personal branding jauh-jauh hari sebelum kamu memasukin fase mencari pekerjaan. Misalnya, kamu adalah seorang desainer grafis dan dengan membangun personal branding kamu akan lebih dulu dikenal oleh masyarakat atau orang di sekitarmu. Hal ini tentu akan mempermudah perekrut di perusahaan untuk lebih mudah dalam mengidentifikasi dan menilai kemampuanmu.

Jadi personal branding akan membantu perjalanan karirmu.

Bagaimana cara membangun personal branding?

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mulai membangun personal branding:

  1. Kenali dirimu

Sebelum mulai mempromosikan dirimu tentu kamu sendiri harus tahu apa yang perlu kamu tunjukkan kepada orang lain. Disinilah kamu perlu memahami dirimu sendiri terlebih dahulu. Apa kekurangan dan kelebihanmu dan apa target yang ingin kamu capai. Proses identifikasi semacam ini akan membantumu untuk lebih mengenal dirimu sendiri.

  1. Perkenalkan dan beri tahu orang-orang siapa dirimu

Sekarang saatnya kamu mulai mengenalkan diri di hadapan orang lain. Hal ini bisa kamu lakukan melalui keberadaan sosial mediamu. Kenalkan dirimu melalui kolom Bio. Jangan lupa untuk mencantumkan kontakmu yang bisa dihubungi karena kamu tidak pernah tau jika tiba-tiba seorang rekruiter tertarik dengan hasil brandingmu.

  1. Buat konten sesuai citra dirimu
konten cerita buku laptop
Saatnya menuliskan suatu hal terkait apa yang kamu cintai. (Foto: Unsplash)

 

Mulailah mengembangkan konten sesuai apa yang kamu inginkan. Jika kamu seorang desainer, kamu bisa mulai mengunggah hasil desainmu di Instagram atau Pinterest. Jika kamu suka menulis kamu bisa memulai sebuah blog.

  1. Bangun portofolio

Portofolio adalah hal nyata yang bisa kamu buktikan kepada orang lain bahwa kamu memang berkompeten di bidang yang kamu tekuni. Kamu bisa mulai mengumpulkan karya-karya yang pernah kamu buat ke dalam satu platform digital.

 

Akan ada banyak manfaat dengan membangun hal ini. Seperti meningkatkan daya saing, menunjukkan keunikanmu, dan membuatmu jadi lebih dikenal. Jadi tunggu apa lagi? Segera persiapkan diri untuk membangun personal branding. (Andita Eka W/gg)

 

Referensi: digitalmarketinginstitute.com

  • Bagikan