• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi tanaman ekologi.(Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi tanaman ekologi.(Foto: Pexels)

Cegah Banjir, Pemkot Batu dan BNPB Ajak Warga Tanam Pohon Bernilai Ekologis

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Akibat banjir bandang yang melanda Kota Batu pada Kamis lalu (04/11/2021), Pemkot Batu dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupaya bencana alam itu terulang lagi. Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyampaikan hal itu dalam jumpa pers bersama wartawan melalui Zoom pada Sabtu sore (06/11/2021).

Dia mengatakan, salah satu upaya pencegahan tersebut adalah mengganti tanaman semusim di sekitar daerah rawan longsor dengan tanaman dengan akar yang lebih kuat. Pemkot Batu meminta petani dan masyarakat turut serta dalam upaya pencegahan banjir ini.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

“Sebenarnya saat ini pemkot bekerja sama dengan Among Tani Foundation sudah mempunyai program satu nama satu pohon. Dan semua bibit kami fasilitasi. Jadi, warga tinggal menanam,” ujar Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Bagi petani yang ingin menanam pohon buah-buahan, Pemkot Batu bisa menyediakan bibitnya. Dia juga meminta petani untuk berhenti menanam tanaman semusim atau sayur di daerah yang rawan longsor. Tanaman sayur tersebut bisa diganti dengan pohon-pohon dengan nilai ekologis.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat konferensi pers bencana banjir bandang pada Sabtu (06/11/2021) . (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat konferensi pers bencana banjir bandang pada Sabtu (06/11/2021). (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang/Tugu Jatim)

“Pohon yang bernilai ekologis tinggi artinya bisa berfungsi sebagai alat untuk mengonservasi kawasan, mempunyai akar kuat, mengikat tanah, dan menyerap air,” jelas Abdul Muhari PhD selaku Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Pohon-pohon bernilai ekologis juga bisa memiliki nilai ekonomis. Selain mencegah banjir dan longsor, pohon-pohon ini masih bisa menghasilkan buah yang bisa dijual oleh petani. Beberapa contoh jenis pohon yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis adalah pohon alpukat, mangga, kopi, sukun, aren, dan lain-lain.

Abdul Muhari juga merekomendasikan penanaman pohon-pohon ini di kebun sayur di tanah yang lebih datar.

“Kalau kebun ini berada di wilayah datar, kalau tidak ada tanaman yang berfungsi untuk mengikat tanah dan menyerap air, lambat laun dia akan menjadi lahan kritis. Ini akan menjadi permasalahan di masa depan,” imbuhnya.

Tags: banjir bandangbencana banjirBNPBKota BatuPemkot BatuPencegahan banjir
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Dian Purnama, korban tenggelamnya perahu penyeberangan asal Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, yang ditemukan tewas pada Sabtu (06/11/2021). (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Dian Purnama, Korban Kelima Tenggelamnya Perahu Penyeberangan di Sungai Bengawan Solo Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID