MOJOKERTO, Tugujatim.id – Ramadan hingga jelang Lebaran tahun ini memberi beragam kisah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sejumlah lini usaha mengaku mengalami penurunan omzet dibandingkan Ramadan sebelumnya, termasuk penuturan Rahmat Riduwanulhakim, pelaku usaha jasa cuci karpet di Mojokerto.
Pelaku UMKM jasa cuci karpet di Mojokerto mengaku mengalami penurunan omzet cukup signifikan dibandingkan Ramadan dan jelang Lebaran tahun lalu. Jumlah kenaikan order tidak lagi bekali-kali seperti beberapa tahun lalu.
“Kalau naik, pasti. Namun tidak seperti tahun sebelumnya. Tahun ini kenaikan hanya dua kali lipat dari hari-hari biasa di luar Ramadan,” tegas Rahmat Riduwanulhakim, pelaku jasa cuci karpet, Minggu (23/03/2025).
BACA JUGA: Semringah! Omzet Pelaku Usaha Parcel Kota Mojokerto Tembus Setengah Miliar
Orderan jasa cuci karpet sepanjang Ramadan tahun lalu bisa naik tiga hingga empat kali lipat ketimbang hari biasa. Namun, tahun ini daya order tersebut malah menurun.
“Mayoritas tahun ini order yang datang itu rumahan, alias pribadi-pribadi saja. Malah orderan dari rumah ibadah yang menurun tajam, meskipun sudah kami berikan beberapa promo seperti potongan harga maupun antar jemput gratis bagi (orderan) rumah ibadah,” tandas Hakim, sapaan Rahmat Riduwanulhakim.
Meski demikian, Hakim mengaku sudah menutup orderan londry karpet sejak Sabtu (22/03/2025) kemarin. Kini hanya fokus mengerjakan pesanan yang sudah masuk dalam list antrean.
“Apalagi ini Idulfitri juga semakin dekat. Sengaja sudah kami tutup lebih awal untuk order cuci karpetnya, agar kami juga tidak keburu-buru menyelesaikan pesanan yang masuk pada hari-hari terakhir Ramadan,” terangnya.
BACA JUGA: Jersey Timnas Dijual di Indomaret, Harganya Ramah di Kantong
Cuaca ekstrem yang masih terjadi turut menjadi faktor lesunya orderan cuci karpet. Sebab, pengeringan karpet menjadi kurang maksimal sehingga pengerjaan order memakan waktu lebih lama.
“Padahal tahun kemarin ketika ada musibah banjir itu lumayan banyak orderan, tapi sekarang ini musimnya lagi sering hujan jadi keringnya karpet tidak maksimal, butuh waktu lama selesainya,” sambung Hakim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








