• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Habib Mustofa.

Habib Mustofa bin Muhammad Alaydrus saat menemui rombongan dari Kota Malang di rumahnya di Bangilan, Tuban, Selasa (08/01/2024). (Foto: dokumen)

Cerita Habib Mustofa Tuban Mengislamkan Orang Sekampung, Berkat Teladani Nabi Muhammad SAW

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Catatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Kami ditemui layaknya teman lama yang sudah lama kenal. Akrab. Egaliter. Dan tentu saja, ger-geran. Kami datang dari Kota Malang menemui Habib Mustofa bin Muhammad Alaydrus di rumahnya di Bangilan, Kabupaten Tuban, Selasa (08/01/2024). Kita datang untuk mengundang Habib Mustofa berceramah di acara Haul KH Achmad Dachlan, Sanan, Kota Malang, pada 18 Mei mendatang.

Dalam pertemuan yang berlangsung gayeng itu, kami ngobrol dari pukul 14.30-21.30 WIB. Ada banyak hal menarik dalam silaturahim yang berlangsung sekitar tujuh jam tersebut. Salah satunya, cerita Habib Mustofa yang sering berceramah di kampung-kampung yang banyak penduduk abangan di sekitar Lamongan, Tuban, Bojonegoro, dan Rembang.

You might also like

Muktamar

Siapakah Kuda Hitam Muktamar NU ke-35 di Jombang?

14/07/2026 2:15 PM
Muktamar.

Mengapa Tambakberas Menjadi Pilihan untuk Muktamar Ke-35 NU?

08/07/2026 8:34 AM

Cerita menarik terjadi sekitar 2012 silam saat dia undang di sebuah Desa Ngraho, Bojonegoro. Biasanya, saat berceramah, Habib Mustofa spontan memanggil peserta untuk naik ke atas panggung. Saat itu, di atas panggung ada kasur kecil. Awalnya, pemuda yang dipanggil itu tidak mau duduk di atas kasur itu.

Baca Juga: Contoh 6 Desain Rumah 2 Kamar di Kampung: Nuansa Asri Dipadukan Unsur Tradisional Modern Kekinian Nggak Bosenin

”Saya jawab, tidak-tidak, kami harus duduk sejajar, karena biasanya Nabi Muhammad SAW itu duduknya sejajar dengan para sahabat,” kata Habib Mustofa menirukan kejadian yang sudah berlangsung sekitar 11 tahun lalu itu.

Nabi Muhammad SAW yang dinobatkan sebagai manusia paling berpengaruh dalam sejarah peradaban dunia, termasuk oleh penulis barat Michael H Hart, kata Habib Mustofa, sering menggandeng tangan sahabatnya, sebagai bentuk kasih sayang dan keakraban.

Di atas panggung, Habib Mustofa melanjutkan, dia menggandeng tangan pemuda itu. Serta memberi roti, layaknya Nabi Muhammad SAW memberi roti kepada sahabatnya yang lapar.

”Bahkan, Nabi Muhammad SAW memberi roti itu, meski Nabi Muhammad sedang lapar, lalu saya praktikkan ke pemuda itu, ternyata hal kecil itu membuka hidayah di kemudian hari,” katanya.

Singkat cerita, setelah ceramah berakhir, tuan rumah menyebut bahwa pemuda yang dipanggil ke atas panggung tersebut adalah non muslim. Bahkan, tuan rumah tersebut sempat takut menyinggung umat agama lain karena yang diajak ke atas panggung adalah non muslim.

”Saat itu dia sedang lewat, ada ramai-ramai, pemuda itu ikut menyaksikan,” imbuhnya.

Baca Juga: Review Laptop Asus TUF Gaming F15 (FX507): Desain Futuristik Bisa Kencang Ngegame Dilengkapi Intel Gen 12

Dua hari setelah itu, dia ditelepon oleh kiai yang ada di desa tersebut. Dia meminta Habib Mustofa untuk kembali ke desa tersebut karena pemuda yang diajak ke atas panggung tersebut ingin masuk Islam. Tidak hanya pemuda itu, tapi juga dia bersama dengan anak dan istrinya.

”Saat itu saya sedang ada acara di Lamongan, saya jawab, bismillah, saya minta pak kiai itu saja yang mengislamkan, karena tidak mungkin saya ke lokasi,” ucapnya.

”Mungkin pemuda tadi merasa tersentuh hatinya, karena saya hormati sedemikian rupa di atas panggung, tapi tetap hidayah tetap datangnya dari Allah SWT,” imbuhnya.

Setelah anak muda itu bersama istri dan anaknya masuk Islam, datang lagi keluarga dan tetangganya yang lain masuk Islam. Sebelumnya, mereka semua penganut kejawen atau animisme dan dinamisme.

”Tahap kedua, ada 10 orang yang masuk Islam, lalu lanjut-lanjut yang lain sampai ada sekitar satu kampung yang masuk Islam,” ucap habib yang dikenal jenaka ini.

Baca Juga: 4 Laptop Asus Core i5 Menghadirkan Performa Unggul dan Desain Terbaru 2024, Jangan Lama Mikir Belinya!

Tidak lama setelah kejadian itu, Habib Mustofa datang lagi ke kampung itu. Dia memilih mengunjungi tempat orang pertama yang masuk Islam tersebut. Belakangan diketahui, nama pemuda itu adalah Sudar.

”Saat itu saya tidak kuat hanya bisa nangis saja, dan saya bilang agar tidak putus hubungan, nanti setiap satu bulan, kumpul di sini. Nanti yang memimpin adalah putera kiai di situ, dan ternyata sampai sekarang majelis itu masih ada, baca shalawat dan lain-lain saat kumpul,” ucap pria yang lahir di Surabaya ini.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Mustofa berharap para pemuda agama dan semua orang untuk bisa saling menyayangi dan mempunyai sikap egaliter.

”Kalau antar orang bisa saling melayani, dan memberi kasih sayang, betapa indahnya hidup ini,” ujarnya.

Writer: Irham Thoriq

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniHabib Mustofa bin Muhammad AlaydrusHabib Mustofa di TubanKabupaten Tuban hari iniKisah Habib Mustofa di Tuban
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar

Siapakah Kuda Hitam Muktamar NU ke-35 di Jombang?

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 2:15 PM
0

Oleh: Abdur Rahim** Tugujatim.id - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, semakin dekat. Momentum krusial ini...

Muktamar.

Mengapa Tambakberas Menjadi Pilihan untuk Muktamar Ke-35 NU?

by Dwi Linda
08/07/2026 8:34 AM
0

Oleh: Abdur Rahim* Tugujatim.id - Setelah melalui proses seleksi panjang yang melibatkan sembilan pondok pesantren di lima provinsi, Pengurus Besar...

Muktamar

Muktamar dan Belajar dari Verifikasi Ahli Hadis

by Mochamad Abdurrochim
05/07/2026 10:21 AM
0

Oleh: Achmad Diny Hidayatullah Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang/Wakil Sekretaris PCNU kota Malang Ada satu kalimat yang sejak lama...

Najib Mahfud.

Haul KH Najib Mahfud di Gresik Berlangsung Khidmat, Mbah Bolong: Rawat Selalu Anak Yatim

by Dwi Linda
01/07/2026 11:03 AM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Haul ke-5 KH Najib Mahfud di Gresik berlangsung lancar dan khidmat Selasa malam (30/06/2026) di Pondok Pesantren...

Next Post
PS Mojokerto Putra.

Main Ngeyel, PS Mojokerto Putra Lolos 16 Besar Liga 3 Jatim

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID