TUBAN, Tugujatim.id – Kehadiran Citimall Tuban menjadi penanda babak baru geliat ekonomi di Kabupaten Tuban, Jatim. Pusat perbelanjaan modern yang berdiri di jalur protokol sekaligus jalan nasional ini resmi beroperasi dan langsung menyedot perhatian publik pada Kamis (18/12/2025).
Pembukaan satu-satunya mall di Bumi Wali ini dihadiri langsung orang nomor satu di Kabupaten Tuban dan sejumlah pejabat lainnya.
Baca Juga: Pohon Depan Citimall Tuban Ditebangi, PUPR: Izin dan Ditanam Pohon Pengganti
Direktur Utama PT Nirvana Wastu Usaha Karya Teges Pita Soraya menyebutkan, lokasi Citimall Tuban dipilih dengan pertimbangan matang. Selain berada di ruas jalan utama, aksesnya mudah dijangkau dan dinilai sangat strategis untuk mendukung aktivitas ekonomi.
“Letaknya berada di jalan nasional, sehingga memiliki daya tarik tersendiri dan potensi kunjungan yang tinggi,” ujarnya.

Citimall Tuban diisi sekitar 70 tenant. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 tenant merupakan pelaku usaha asal Kabupaten Tuban. Tidak hanya itu, manajemen juga memberikan ruang khusus bagi UMKM lokal. Tercatat ada 20 tenant UMKM yang difasilitasi secara gratis dengan kewajiban hanya membayar biaya listrik, air, dan beberapa lainnya.
“Langkah ini diharapkan mampu menjadi etalase produk lokal sekaligus mendorong UMKM naik kelas,” ucapnya.
Bupati Apresiasi Mall Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengapresiasi atas hadirnya Citimall Tuban. Menurut dia, pusat perbelanjaan ini bukan sekadar sarana hiburan, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah.
“Hadirnya Citimall berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja dan perputaran ekonomi di Tuban,” ungkapnya.
Nilai investasi Citimall Tuban mencapai sekitar Rp250 miliar. Angka tersebut, Lindra mengatakan, baru dari pembangunan pusat perbelanjaannya saja. Bahkan, salah satu tenant hiburan disebut memiliki nilai investasi tersendiri yang nilainya cukup besar. Kondisi ini menunjukkan besarnya dana yang kini berputar di Kabupaten Tuban.
Dari sisi ketenagakerjaan, Citimall Tuban dinilai bermanfaat signifikan bagi warga lokal. Sekitar 90 hingga 95 persen tenaga kerja yang terserap merupakan masyarakat ber-KTP Kabupaten Tuban.

Proses rekrutmen dilakukan dengan menggandeng instansi terkait agar seleksi berjalan sesuai kebutuhan. Meski ada beberapa posisi tertentu yang masih diisi tenaga dari luar daerah, hal tersebut disebut sebagai bagian dari masa transisi.
Tidak kalah penting, Citimall Tuban juga menjadi ruang aktualisasi program pemerintah daerah. Di lantai yang cukup strategis, pelaku UMKM lokal mendominasi area penjualan.
Produk-produk yang ditampilkan telah melalui proses kurasi dengan jumlah sekitar 40 tenant UMKM yang menampilkan hasil unggulan Kabupaten Tuban. Skema ini sejalan dengan program one village one product (OVOP) yang selama ini digaungkan pemerintah daerah.
Peresmian Citimall Tuban dilakukan langsung oleh bupati Tuban pada 18 Desember 2025. Dia menegaskan, kehadiran pusat perbelanjaan ini merupakan bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan investor.
“Ini bentuk konkret sinergi kebijakan daerah dengan dunia usaha. Masyarakat kini tidak perlu jauh ke kota besar untuk menikmati fasilitas hiburan dan belanja,” pungkasnya.
Dengan investasi besar, dominasi tenaga kerja lokal, serta keberpihakan pada UMKM, Citimall Tuban diharapkan menjadi simpul pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di Bumi Wali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








