MALANG, Tugujatim.id – Negara-negara di dunia pasti memiliki bangunan bersejarah. Salah satunya berupa candi. Biasanya bangunan candi itu berusia ribuan tahun dan masih berdiri kokoh meski zaman terus berubah. Tapi, apakah bangunan candi tertua hanya ada di Indonesia ya?
Nah, daripada kalian penasaran sama histori candi tertua di dunia, Tugu Jatim bakalan menyajikan bangunan bersejarah ini! Simak ya.
1. Candi Gedong Songo

Candi Gedong Songo merupakan salah satu candi peninggalan agama Hindu tertua di dunia. Candi tertua ini berada di Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Candi Gedong Songo diperkirakan dibuat pada 927 Masehi pada zaman Wangsa Syailendra. Candi ini mempunyai 9 candi yang merupakan satu kesatuan sehingga candi ini dinamakan Candi Gedong Songo.
2. Candi Mendut

Dilansir dari gotravelly, lokasi Candi Mendut hanya berjarak 3 km dari Candi Borobudur. Candi ini diduga sebagai rangkaian yang terkait dengan Candi Borobudur dan Candi Pawon.
Candi ini didirikan oleh Raja Indra dari Wangsa Sailendra Kerajaan Mataram, tapi baru terselesaikan pada tahun 824. Ada dugaan pendiriannya ini terkait dengan ritual penganut Buddha Mahayana saat itu di Candi Borobudur.
Bangunan bersejarah ini ditemukan kembali dari timbunan tanah dan abu vulkanis Gunung Merapi pada 1836. Restorasi kali pertama mulai dilakukan pada 1908 dan dilanjutkan tahun 1925.
3. Candi Borobudur

Candi yang akan kita bahas ini termasuk dalam daftar candi tertua di dunia. Candi Borobudur ini terletak di Magelang, Jawa Tengah. Candi ini memiliki 6 tingkat dengan stupa utama yang berada di puncak candi.
Candi Borobudur merupakan peninggalan Raja Mataram yang bernama Samaratungga dari Wangsa Sailendra yang membangun candi pada 770 lalu selesai pada 825.
4. Candi Prambanan

Candi Prambanan terletak di dua wilayah yang saling berbatasan, yaitu Sleman–Yogyakarta dengan Klaten–Jawa Tengah. Candi Prambanan ini menjadi lokasi untuk pemujaan bagi penganut agama Hindu Shiwa dan Candi Prambanan ini dibangun pada 850 oleh Sri Magaraja Rakai Pikatan dari Wangsa Sanjaya. Prambanan ada 240 candi, tapi ada 3 candi yang besar yaitu ada Candi Shiwa, Candi Wisnu, dan Candi Brahm.
5. Candi Jetavanaramaya

Candi Jetavanaramaya berada di Kota Anuradhapura, Provinsi Tengah Utara, Srilanka. Candi Jetavanaramaya ini didirikan pada akhir abad k-2 Raja Mahasena dari Anuradhapura, lalu raja ini hidup dari tahun 273 hingga 201.
Saat itu Candi Jetavanaramaya memiliki ketinggian mencapai 122 meter, dan membuatnya jadi stupa tertinggi di dunia. Namun karena Raja Mahesa sudah meninggalkan Candi Jetavanaramaya, akhirnya terbengkalai. Pada abad ke-12 akhirnya Raja Parakramabuhu merombak dan membangunnya lagi dengan ketinggian menjadi 71 meter hingga bertahan sampai sekarang.
6. Pagoda Shwedagon

Pagoda Shwedagon terletak di atas Bukit Singuttara di pusat Kota Rangoon, Myanmar. Menurut legenda setempat, pagoda ini didirikan pada 600 SM. Tapi dari hasil penelitian arkeolog menyebutkan bahwa pagoda ini pertama kali dibangun pada abad ke-6 atau abad ke-10.
Pada tahun 1871, Raja Mindon Min menambahkan mahkota di atas stupa sehingga mempertinggi pagoda menjadi 112 meter hingga saat ini. Pagoda ini merupakan tempat yang paling suci bagi bangsa Myanmar karena di dalamnya tersimpan peninggalan Siddharta Budha Gautama, yaitu saringan air Konagamana, tongkat Kakusandha, helai rambut, dan sepotong jubah Kassapa.
7. Kuil Sri Ranganathaswamy

Dilansir dari bicara.co.id, bangunan ini berada di Srirangam, Tiruchirapalli, Tamil Nadu, India. Kuil ini merupakan candi Hindu terbesar di dunia yang masih difungsikan hingga sekarang. Kuil tersebut didirikan secara bertahap dan dalam jangka waktu yang sangat lama.
Ada literatur yang menyebutkan kuil ini sudah ada sejak abad ke-6 SM hingga abad ke-4 M. Tapi, bukti prasasti di dalam kuil ini yang menyebutkan waktunya pada abad ke-9 M dan abad ke-16 M.
8. Candi Pawon

Lokasi Candi Pawon hanya berjarak 1,75 km dari Candi Borobudur. Ada tiga candi yang diduga saling berkaitan pendiriannya, yaitu Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon.
Bangunan Candi Pawon diduga didirikan oleh Raja Samarrattungga dari Dinasti Syailendra. Dibangun sebagai tempat penyimpanan abu jenazah ayahnya, yaitu Raja Indra. Pemerintah Hindia Belanda merestorasi candi ini pada 1903 karena banyak kerusakan pada candi ini akibat letusan Gunung Merapi.
9. Candi Plaosan

Letak candi ini di Klaten, Jawa tengah, yang berjarak hanya 1,5 kilometer dari kompleks Candi Prambanan. Candi ini merupakan tempat kegiatan penganut Buddha pada masa Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram, penganut Hindu Syiwa.
Bangunan ini didirikan pada akhir abad ke-8 hingga awal abad ke-9. Maka tak heran bila kompleks candi ini bercorak ragam sebagai candi Hindu. Kompleks candi ini terbagi dua, yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Pada area ini ada 2 candi induk yang dikelilingi 116 stupa dan 50 candi kecil-kecil, serta 6 arca Dhyani Boddhisatwa yang ada di masing-masing candi induk.
10. Situs Pegunungan Dieng

Situs Pegunungan Dieng yang berada di Pegunungan Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Kompleks candi Hindu Syiwa ini diperkirakan dibangun pada akhir abad ke-7 hingga seperempat awal abad ke-8. Kemudian dilanjutkan lagi dari akhir abad ke-8 sampai dengan awal abad ke-9. Pembangunannya atas perintah raja-raja Wangsa Sanjaya.
Diperkirakan candi-candi di kawasan ini ada 400 unit. Namun sekarang yang tersisa hanya 8 candi yang terbagi menjadi 3 kelompok dan 1 candi yang berdiri sendiri.
-Kelompok Arjuna, terdiri dari: Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Sembadra, Candi Semar dan Candi Puntadewa.
-Kelompok Gatutkaca, terdiri dari: Candi Gatutkaca, Candi Setyaki, Candi Nakula, Candi Sadewa, Candi Petruk dan Candi Gareng. Pada kelompok ini hanya tersisa Candi Gatutkaca saja, selebihnya hanya berbentuk reruntuhan saja.
-Kelompok Dwarawati, terdiri dari: Candi Dwarawati, Candi Abiyasa, Candi Pandu, dan Candi Margasari. Hanya Candi Dwarawati saja yang tersisa, sedangkan yang lain hanya reruntuhan saja.
-Candi yang berdiri sendiri adalah Candi Bima.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim








