TUBAN, Tugujatim.id – Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban telah berhasil melakukan evakuasi 151 ekor ular, yang sebagian besar adalah jenis piton.
Evakuasi ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya laporan warga terkait kehadiran ular yang mengganggu di berbagai lokasi.
Menurut Kabid Damkar Tuban, Sutaji, kehadiran ular-ular ini terutama disebabkan oleh kondisi lingkungan yang menyediakan tempat berlindung yang nyaman bagi hewan melata ini.
“Ular-ular ini cenderung suka pada kelembapan dan sering bersembunyi di tumpukan material,” jelasnya dalam wawancara, Senin (1/7/2024).

Belakangan ini, masyarakat Tuban juga dilanda kekhawatiran dengan munculnya sejumlah ular kobra. Apalagi ular kobra diketahui memiliki sifat berbisa dan dapat menyebabkan gangguan serius bagi kesehatan dan keamanan.
Ular-ular ini sering kali ditemukan di sekitar pemukiman penduduk, memicu kekhawatiran dan perlu penanganan yang cepat dan tepat.
Pada kejadian terbaru, seorang warga Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban bernama Abu Naim di melaporkan kehadiran ular piton di depan rumahnya. Ular sepanjang 3,5 meter itu masuk ke dalam kolam ikan emas.
Kejadian ini menjadi salah satu contoh nyata dari interaksi langsung antara manusia dengan fauna liar yang semakin sering terjadi.
“Ular Piton tersebut meresahkan aktifitas pemilik rumah dan warga sekitar selanjutnya yang bersangkutan meminta bantuan ke Satuan Pol PP dan Damkar untuk dilakukan evakuasi,” imbuh Sutaji.

Pria yang pernah jabat Camat Bancar ini juga menegaskan pentingnya peran kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Kesadaran tersebut akan membantu mengurangi kemungkinan masuknya hewan liar seperti ular ke dalam pemukiman.
“Damkar Tuban terus berupaya melakukan pemantauan dan penanganan terhadap kehadiran ular secara proaktif guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” terangnya.
Dengan berbagai upaya ini, diharapkan situasi terkait keberadaan ular di Tuban dapat terkendali lebih baik, memberikan rasa aman bagi warga, dan melindungi keberagaman hayati yang ada di wilayah ini.
“saat ini ular yang telah kita amankan, dimasukan dalam kandang bersama ular yang lainnya. Rencana dalam waktu dekat akan kita lepaskan ke habitat aslinya, yang pastinya jauh dari hiruk pikuk aktifitas manusia,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Imam Abu Hanifah








