MOJOKERTO, Tugujatim.id – Proyek infrastruktur di Kabupaten Mojokerto masih menjadi perhatian utama, termasuk ruas proyek ruas Jalan Jetis Mojokerto. Ruas Jalan Bendung-Bantengan ini mempunyai panjang total 2,291 Kilometer.
Dari jumlah tersebut, sepanjang 2,148 kilometer sebelumnya mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan serta pelebaran. Proyek perbaikan dan pelebaran ini dilakukan oleh Pemkab Mojokerto secara bertahap dalam 3 tahun terakhir.
Perbaikan sebelumnya dilakukan pada tahun 2022. Perbaikan pada tahun ini berupa penanganan lebar 5,50 meter sepanjang 1,029 kilometer. Berlanjut pada tahun 2024 dengan penanganan lebar 5,50 meter sepanjang 0,625 kilometer serta pada tahun 2025, tahap akhir yang diselesaikan sepanjang 0,494 kilometer, terdiri dari 0,210 kilometer dengan lebar 4 meter dan 0,284 kilometer dengan lebar 5,50 meter. Dari capaian ini, pada tahun 2025 pengerjaan ruas jalan Bendung-Bantengan ditarget tuntas sepenuhnya pada tahun 2025.
Saat memberi keterangan, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengaku progres pembangunan dengan berjalan baik. Bupati Albarraa juga menambahkan pihaknya turut bertanya langsung ke masyarakat atas perbaikan ruas jalan ini.
BACA JUGA: Pemuda Gresik Bobol Minimarket di Mojokerto Demi Rokok
“Sudah kami tinjau bersama jajaran terkait untuk ruas jalan antara Bendung-Bantengan sepanjang kurang lebih 2,2 kilometer dan total anggaran Rp10 miliar dikerjakan dalam 3 tahap. Alhamdulillah, seperti yang kita lihat, hasilnya sangat baik. Cor jalan yang dibangun tebal dan kokoh. Masyarakat juga puas dan senang,” ungkap Bupati Albarraa.
Lebih lanjut, Bupati Albarra menekankan pembangunan infrastruktur jalan begitu penting. Sebab proyek ini berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
“Dari informasi yang kami dapat, jalan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, infrastruktur yang dibangun harus maksimal agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tandasnya.
Seiring dengan rampungnya pengerjaan pembangunan ruas jalan Bendung-Bantengan tahun ini, hal ini diharapkan mempermudah dan melancarkan aksesibilitas masyarakat. Selain itu, distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi menjadi lebih efisien. Kondisi ini diyakini dapat berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








