TUBAN, Tugujatim.id – Deltras FC tertarik berkandang di Stadion Tuban Sport Centre (TSC) dalam Liga 2 musim depan. Secara resmi Deltras FC telah mengajukan penggunaan stadion kebanggaan warga Tuban tersebut sebagai markas klub di Liga 2.
Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tuban, Arman Mitra membenarkan kabar tersebut. Arman menyebut Deltras FC telah melayangkan permohonan resmi untuk menjadikan TSC sebagai homebase di kompetisi Liga 2 musim 2025.
“Yang sudah resmi mengajukan baru Deltras FC. Kami masih menunggu, semoga ada klub lain yang ikut menyusul,” ujar Arman saat dikonfirmasi, Senin (16/6/2025).
TSC sendiri mulai dikenal luas di kancah nasional sejak digunakan sebagai kandang sementara klub-klub Liga 2. Sebelumnya Persela Lamongan dan Gresik United pernah menggunakan TSC dan telah kembali ke Stadion asal. Kini giliran Deltras FC.
Pada 2023, Persela Lamongan menyewa stadion ini karena Stadion Surajaya tengah direnovasi. Disusul Gresik United pada 2024 yang juga bermarkas sementara di TSC lantaran Stadion Joko Samudro tak bisa digunakan.

Namun, kini kedua stadion tersebut telah rampung renovasinya, dan klub-klub pemiliknya memilih kembali ke kandang asal. Arman menyebut hal itu menjadi alasan kemungkinan besar Persela dan Gresik United tidak akan menyewa TSC lagi.
“Kalau stadion mereka sudah siap, ya tentu mereka kembali ke sana. Kemungkinan besar memang tidak akan memperpanjang sewa TSC,” katanya.
BACA JUGA : Persela Lamongan Disanksi Laga Tanpa Penonton dan Denda Rp110 Juta Buntut Ricuh Suporter di Stadion Tuban Sport Center
Hingga pertengahan 2025, klub asal Jawa Timur yang masih aktif di Liga 2 tercatat hanya dua yakni, Persela Lamongan dan Deltras FC. Dengan Persela kembali ke Surajaya, maka Deltras menjadi satu-satunya kandidat penyewa TSC.
Meski Deltras FC telah mengajukan permohonan, pembahasan teknis terkait skema penyewaan stadion apakah untuk satu musim penuh atau per pertandingan. Sementara belum dilakukan. Arman mengatakan pihaknya masih menunggu persetujuan dari pimpinan daerah.
“Nota dinas ke Bupati sudah kami ajukan. Kalau sudah di-ACC, baru kami diskusikan teknis penyewaan dengan pihak klub,” jelasnya.
Jika disetujui, musim kompetisi 2025 berpotensi membawa kembali atmosfer sepak bola nasional ke TSC, sekaligus menghidupkan gairah olahraga di Bumi Wali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








