MOJOKERTO, Tugujatim.id – Hewan Ternak di Mojokerto secara intensif disemprot disinfektan. Penyemprotan ditempuh untuk mencegah perluasan sebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Mojokerto.
Penyemprotan ini dilakukan intensif di sejumlah pasar hewan. Upaya ini dilakukan seturut dengan tingginya arus masuk hewan ternak dari luar daerah.
Salah satunya, penyemprotan ini terlihat di Pasar Wage, pasar hewan ternak di Ngrame, Pungging, Kabupaten Mojokerto, Selasa (27/01/2026) kemarin. Petugas dari Dinas Pertanian setempat menyemproti satu per satu hewan ternak, area pasar hingga kendaraan yang keluar masuk kawasan tersebut.
“Bagian dari upaya pencegahan serta pengendalian PMK di Kabupaten Mojokerto,” kata Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Tutik Suryaningdyah, Rabu (28/01/2026).
Selain itu, penyemprotan disinfektan ini tidak hanya menyasar area pasar hewan ternak saja. Tempat lain seperti rumah pemotongan hewan (RPH) atau kendaraan yang keluar masuk di area tersebut juga tidak luput dari upaya sterilisasi tersebut.
Koordinator Pasar Hewan Ngrame, sekaligus staf Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Sodikin mengatakan bahwa kebanyakan hewan ternak di pasar yang ada di Kabupaten Mojokerto berasal dari luar daerah.
“Sekira 200 hewan ternak banyak yang berasal dari luar Mojokerto, seperti Jombang, Gresik, Pasuruan, maupun Sidoarjo. Dari Mojokerto sendiri terbilang sedikit,” tandasnya.
Sodikin menambahkan, penyemprotan disinfektan ini rutin diberlakukan bahkan semakin intens dilakukan mengingat mulai muncul laporan adanya gejala kemunculan PMK yang salah satunya terjadi di Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.
Tidak hanya Pasar Hewan di Ngrame, penyemprotan disinfektan ini juga dilakukan di pasar hewan lain, seperti pasar hewan Pandanarum, Pacet; lalu pasar hewan di Sawahan, Bangsal, pasar hewan di Mejero, Kutorejo serta pasar hewan di Pohjejer, Gondang.
“Lalu upaya (pencegahan PMK) juga akan dilakukan melalui vaksinasi hewan ternak kaki empat oleh tenaga paramedik kesehatan hewan pada kelompok peternak,” urai Sodikin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








