Diduga Curi Motor Berulang Kali, Pasutri di Pasuruan Ditangkap Polisi

maling motor tugu jatim
Taufik (22), warga Tampung Barat, Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, dibekuk Unit Reskrim Polsek Sukorejo setelah petugas menangkap istrinya, TN. Foto: dok Polsek Sukorejo

PASURUAN, Tugujatim.idPolsek Sukorejo menangkap Taufik (22), warga Tampung Barat, Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, saat mengantri bensin di SPBU Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (22/9/2022) malam.

Taufik dibekuk setelah polisi menangkap istrinya, TN. Diduga, pasangan suami istri (pasutri) ini telah berulang kali melakukan aksi curanmor di wilayah Kabupaten Pasuruan. Di mana dua kali pencurian motor dilakukan di Kecamatan Wonorejo dan satu kali di wilayah Kecamatan Pandaan.

“Terduga pelaku kami tangkap saat antri bensin di Pom Sambisirah. Sementara istrinya kami berhasil amankan terlebih dahulu,” ujar Kapolsek Sukorejo, AKP Akhmad Sukiyanto, pada Minggu (25/9/2022).

Lebih lanjut, Sukiyanto mengungkapkan bahwa penangkapan terduga pelaku diawali dari laporan M Sirojudin, warga Desa Rebono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. M Sirojudin melaporkan bahwa motor Honda Vario Nopol N 2333 TBL miliknya hilang, pada Jumat (16/9/2022) lalu.

Setelah seminggu lebih dilakukan penyelidikan, petugas kepolisian berhasil menangkap terduga pelaku yakni M Taufik (22) bersama istrinya, TN.

Dihadapan penyidik, pria pengangguran ini mengaku nekat melakukan aksi curanmor bersama istrinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka juga mengaku kerap berboncengan bersama mencari target curian dari kampung ke kampung.

“Taufik ini bertugas sebagai eksekutor pembobolan kunci dan membawa kabur motor curian sementara istrinya bertugas mengawasi situasi. Mereka beraksi dengan berboncengan di motor Honda Beat,” ungkapnya.

Kasus pencurian motor oleh pasutri ini bahkan sudah diambil alih penyelidikannya oleh Polda Jatim terkait keterlibatan mereka dengan sindikat pencurian motor lintas wilayah. “Saat ini kasus curanmor yang melibatkan suami istri ini sudah diambil alih Polda Jatim,” pungkasnya.