• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Semua pemateri dan partisipan dalam bedah buku secara daring. (Foto: Dok Komunitas Cerita Iklim/Tugu Jatim)

Semua pemateri dan partisipan dalam bedah buku secara daring. (Foto: Dok Komunitas Cerita Iklim/Tugu Jatim)

Diikuti 1.000 Partisipan, Komunitas Cerita Iklim Gelar Bedah Buku Sains dan Perubahan Iklim

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Komunitas Cerita Iklim menggelar bedah buku Sains dan Perubahan Iklim secara daring Sabtu (17/04/2021). Tema yang diusung pada diskusi tersebut tentang “Kok Bisa Bumi Menjadi Lebih Panas?”. Kegiatan ini pun bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terhadap ancaman dan dampak yang ditimbulkan oleh perubahan iklim.

Sebagai pembicara, Komunitas Cerita Iklim mengundang penulis buku Sains Perubahan Iklim, yaitu Putri Setiani PhD yang merupakan dosen Teknik Lingkungan Universitas Brawijaya (UB).

You might also like

Pertanian di Malang.

Wamentan Sudaryono Dorong Modernisasi Pertanian di Malang, 50 Gapoktan Terima Bantuan Mesin Panen dan Olah Tanah

20/07/2026 2:02 PM
Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Materi dari penulis buku tentang perubahan iklim. (Foto: Dok Komunitas Cerita Iklim/Tugu Jatim)
Materi dari penulis buku tentang perubahan iklim. (Foto: Dok Komunitas Cerita Iklim/Tugu Jatim)

Sebagai responden turut hadir beberapa pembicara dari berbagai latar belakang keilmuan, di antaranya, M. Taufiq Murtadho BSc, mahasiswa MS-PhD Universitas Sains dan Teknologi Korea Selatan; Ferdina Humairoh, mahasiswi S-1 Ilmu Kelautan Universitas Lampung; dan Mohammad Alaika Rahmatullah, mahasiswa Biologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Kanya Citta Hani Alifia S.T., mahasiswi S-2 Imperial College London. Bedah buku tersebut pun diikuti 1.000 partisipan secara daring mulai pukul 13.00-15.00 WIB.

Penulis buku Putri Setiani menerangkan jika pada abad sebelum revolusi industri di pertengahan abad ke-19, faktor alam menjadi satu-satunya yang memengaruhi kondisi iklim dan atmosfer planet bumi. Namun, sejak beralihnya produksi ke manufaktur yang menggunakan mesin dan bahan bakar fosil terjadi peningkatan emisi berbagai jenis zat yang terperangkap ke atmosfer sehingga membuat bumi semakin panas.

M. Taufiq Murtadho BSc, mahasiswa MS-PhD Universitas Sains dan Teknologi Korea Selatan, dalam bedah buku. (Foto: Dok Komunitas Cerita Iklim/Tugu Jatim)
M. Taufiq Murtadho BSc, mahasiswa MS-PhD Universitas Sains dan Teknologi Korea Selatan, dalam bedah buku. (Foto: Dok Komunitas Cerita Iklim/Tugu Jatim)

“Perubahan Iklim ini mengakibatkan suhu rata-rata yang ada di bumi ini semakin meningkat. Akibat dari adanya energi yang masuk dan keluar. Sumber energi kali pertama berasal dari radiasi matahari dan sumber energi yang kedua berasal dari panas bumi (geothermal),” ungkap dosen Teknik Lingkungan Universitas Brawijaya (UB) tersebut.

Sementara itu, Taufiq Murtadho yang merupakan salah satu responder menerangkan jika akibat dari lebih banyak output energi dari bumi yang disebabkan oleh tambahan emisi berbagai jenis gas daripada input yang diberikan oleh radiasi matahari.

“Output tersebut akan terperangkap pada atmosfer sehingga membuat bumi semakin panas,” ujar Taufiq yang juga menjadi tim podcast komunitas Cerita Iklim.

Diskusi tersebut menyoroti berbagai topik. Salah satunya perubahan iklim dapat memengaruhi peningkatan muka air laut. Sebagaimana dalam beberapa studi menyebutkan, muka air laut ini secara perlahan-lahan akan menenggelamkan daratan. Selain itu, perubahan iklim juga disebabkan oleh perubahan tata guna lahan sehingga akan berpengaruh terhadap tatanan ekosistem dan mengancam biodiversitas yang hidup di dalamnya.

Hasil diskusi dari bedah buku ini memberikan rekomendasi kepada seluruh masyarakat, baik dalam mendukungan dari berbagai pihak bahwa perubahan iklim ini berdampak bukan hanya untuk golongan tertentu, tapi juga berdampak kepada seluruh kehidupan yang ada di bumi. Karena itu, perlu dorongan dari pemerintah untuk menjalin kesepakatan antar berbagai negara dalam memerangi perubahan iklim global dengan beralih pada teknologi dan infrastruktur yang lebih ramah lingkungan.

 

Tags: Berita bedah bukuKomunitas Cerita Iklimpemanasan globalUIN Maliki MalangUniversitas Brawijaya
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pertanian di Malang.

Wamentan Sudaryono Dorong Modernisasi Pertanian di Malang, 50 Gapoktan Terima Bantuan Mesin Panen dan Olah Tanah

by Dwi Linda
20/07/2026 2:02 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat modernisasi pertanian. Upaya memajukan pertanian di...

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Next Post
Tangkapan layar video KH Robikin Emham menanggapi kasus penista agama oleh Jozeph Paul Zhang. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Menyoal Kasus Penistaan Agama oleh Jozeph Paul Zhang, Ketua PBNU KH Robikin: Percayakan Kasus Ini pada Polisi!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID