• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Yonathan Priagung, salah satu korban gempa asal Dampit, Kabupaten Malang yang kini harus tinggal di tenda sementara lantaran rumahnya retak. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Yonathan Priagung, salah satu korban gempa asal Dampit, Kabupaten Malang yang kini harus tinggal di tenda sementara lantaran rumahnya retak. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Dilema Korban Gempa Malang: Rumah Harus Dirobohkan, Tak Tahu Kapan Dibangun

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Dampak gempa berkekuatan magnitudo 6,1 yang terjadi di Malang Selatan pada Sabtu (10/04/2021) ternyata menimbulkan permasalahan tersendiri di masyarakat. Pasalnya beberapa rumah yang masih berdiri namun mengalami kerusakan parah harus segera dirobohkan karena sangat rawan jika tetap ditempati.

Namun, para warga yang rumahnya harus dirobohkan tersebut mengaku dilema, pasalnya pihak pemerintah setempat tidak memberi jaminan apakah rumah yang dirobohkan akan segera dibangun atau tidak.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

“Belum ada, Makanya tadi sempat merobohkan satu rumah dan rencananya 3 rumah tapi gak jadi. Karena kita tanya kejelasannya ternyata belum jelas,” terang Yonathan Priagung, salah seorang warga Dusun Krajan, Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, saat dikonfirmasi pada Senin (12/04/2021).

Oleh karena itu, Yohanes berharap agar pemerintah segera memberikan kejelasan terkait kapan rumah-rumah mereka akan dibangun kembali seandainya benar-benar harus dirobohkan.

“Harapannya kita semua mewakili kita semua segera dibagikan bantuan dan kalau ada rumah yang rusak agar cepat dibangun. Karena ada juga yang butuh bantuan medis dan makanan agar cepat dibagikan,” ujarnya.

Yohanes sendiri mengatakan jika dirinya menyadari jika rumah miliknya sangat rawan jika ditempati keluarganya.

“Untuk kerusakan disamping saya sendiri kan semua juga rusak total, dan kalau tidak segera dibenahi kan kita juga bingung karena mau lebaran juga. Dengan rumah seperti ini kan ada anak, ada orang tua tapi kita gak ada tempat tinggal,” ungkapnya.

“Kalau di Dusun Krajan ini yang rusak kalau 20 rumah itu ada, tapi kalau yang harus dirobohkan sekitar 5 rumah,” sambungnya.

Oleh karena itu, warga yang rumahnya terdampak dan tidak bisa ditempati terpaksa harus tinggal di tenda-tenda darurat di halaman rumah masing-masing.

“Warga yang rumahnya tidak bisa ditempati ini sekarang tinggal di tenda (darurat) ini dan ada yang di bawah juga ada 2 tenda. Ini saja tenda kita dapat bantuan dari tetangga yang biasa sewa terop,” jelasnya.

Dalam satu tenda, warga harus berdesak-desakan dan berbagai ruangan dengan keluarga lain yang juga ikut mengungsi.

“Ini yang satu tenda ini ada 4 keluarga yang menempati, sedangkan tenda bawah itu ada 5 keluarga yang menempati,” tuturnya.

Terakhir, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ini mengatakan keluarganya saat ini mengandalkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Satu dua itu ada yang kasih mie dan beras, tapi kalau yang lain-lain seperti uang belum ada,” pungkasnya.

Tags: Bencanagempagempa bumiGempa MalangKabupaten MalangMalang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
Ilustrasi pemberian THR. (Foto : pixabay)

THR Wajib Dibayar Paling Lama H-7 Hari Raya, Berikut Ketentuannya!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID