Dinkes Kabupaten Tuban soal Status Zonasi Covid-19: Mestinya Kembali Zona Kuning

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Hampir dua pekan ini belum ada update terkait zona untuk kasus Covid-19 di Kabupaten Tuban. Bersama Lawan Covid-19 (BLC), aplikasi yang dibangun oleh Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid- 19 belum merilis terkait hal itu.

Padahal di sejumlah daerah banyak yang mengalami penurunan kasus baru. Salah satunya yakni Kabupaten Tuban.

Terpantau, pada peta sebaran Covid-19 di Bumi Wali, sebutan Kabupaten Tuban, selama sepekan terakhir ini angka kasus baru tak kurang dari 10 kasus setiap harinya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo menuturkan, Kabupaten Tuban memang berpotensi bisa kembali ke zona kuning dengan dibuktikan data sebaran yang memang mengalami penurunan kasus serta banyaknya pasien yang sembuh.

“Ya bisa. Tapi Belum ada update dari BLC,” ujar Bambang kepada Tugu Jatim lewat pesan singkatnya, Kamis (18/3/2021).

Sampai dengan saat ini, menurut info yang diterima, data di Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dengan BLC belum sinkron membuat update zona belum juga keluar hingga sekarang.

“Jadi bila zona di-release, khawatir gak mencerminkan sinkron (data, red) yang ada,” ungkap pria yang juga menjabat Wakil Sekretaris Gugus Tugas Tuban.

Sebatas diketahui, berdasarkan data persebaran Covid-19 per (17/3/2021) jumlah kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tuban sebanyak 3.312 orang. Sedangkan jumlah kumulatif pasien sembuh sebanyak 2.909 orang. Sedangkan jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 meninggal dunia sebanyak 360 orang. (Mochamad Abdurrochim/gg)

  • Bagikan