• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Dispendik Surabaya Bakal Bentuk Ruang Curhat “Klinik Sahabat Anak” di Sekolah

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya bakal membentuk Klinik Sahabat Anak di sekolah masing-masing sebagai upaya mengatasi permasalahan anak.

Klinik Sahabat Anak nantinya akan melibatkan berbagai unsur untuk menjadi tim fasilitator. Seperti Forum Anak Surabaya (FAS), Duta Pramtibum, OSIS, dan PMR.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

“Rencana kami nanti juga mau bentuk Klinik Sahabat Anak. Di dalam sekolah ada FAS, OSIS, PMR sama Duta,” kata Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruh, di kantor eks humas Pemkot Surabaya, pada Jumat (19/5/2023).

Sistem pelaksanannya, tim fasilitator akan bertugas untuk mendengarkan permasalahan (curhat) kepada siswa yang membutuhkan layanan Klinik Sahabat Anak.

Kemudian, tim fasilitator bertanggung jawab untuk menjadi jembatan dan menyampaikan permasalahan kepada guru. Langkah tersebut dinilai akan memudahkan proses penanganan.

Mengapa butuh tim fasilitator dari sesama siswa? Menurut Yusuf, kesenjangan usia antara guru dan siswa bisa menjadi salah satu faktor yang menjadikan siswa lebih tertutup.

“Kan kadang usia menjadi kesenjangan untuk komunikasi kalau saya sama anak, tidak ada kegiatan tanpa rencana. Jadi diharapkan nanti bisa dituturi (dinasehati) kalau menyimpang,” tambahnya.

Selain itu, dalam pembetukan Klinik Sahabat Anak, Dispendik Surabaya juga bakal bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sert Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB).

“Harapan kami nanti bisa bekerja sama dengan DP3A-KB dan kami bisa komunikasi dengan orang tua, sehingga diharapkan bisa sinkron antara sekolah dan di keluarganya,” ucapnya.

Kendati demikian, ia juga menekankan bahwa antisipasi permasalahan pada anak, orang tua tetap memiliki peran yang besar. Sehingga ia berharap orang tua juga turut mengontrol kegiatan dan perilaku anak.

“Golnya bisa komunikasi dengan sesama teman, tapi harapannya saya bisa imbang (antara pihak sekolah dan orangtua). Apalagi anak banyak menghabiskan waktu di rumah,” pungkasnya.

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari inidispendik surabayaklinik sahabat anakSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Promo Plat N, Ke Hawai Waterpark Malang Bayar Rp70 Ribu Aja

Promo Plat N, Ke Hawai Waterpark Malang Bayar Rp70 Ribu Aja

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID