Dokter Corona Rintawan: Nama Persis Virus, Sering Disangka Nama Palsu

  • Bagikan
dr Corona Rintawan SpEM. (Foto: Dokumen Tugu Malang)
dr Corona Rintawan SpEM. (Foto: Dokumen Tugu Malang)

LAMONGAN, Tugujatim.id – Di tahun 2020 dengan mewabahnya COVID-19, mungkin menjadi pengalaman unik tersendiri bagi dokter bernama Corona Rintawan SpEM ini. Ya, dokter yang menjabat sebagai Kepala Bagian Instalasi Gawat Darurat RS Muhammadiyah Lamongan tersebut memiliki nama yang mirip dengan virus yang mewabah saat ini, virus corona. Tak heran, namanya sering dikira palsu oleh banyak orang.

Dokter Corona bercerita, orang tuanya memberi nama Corona yang berarti mahkota dalam bahasa Inggris. Sementara Rinta, merupakan nama keluarganya.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

“Sejak virus ini muncul di China, saya baru tahu nama saya sama dengan nama virus,” ujar alumni Universitas Brawijaya ini, pada Selasa (29/12/2020).
Berbagai pengalaman lucu pernah dia alami karena namanya. Salah satunya saat hendak memesan makanan lewat aplikasi ojek online.

Baca Juga: Kaleidoskop Internasional 2020: Kebakaran Hutan Australia hingga Ledakan Beirut

“Saat itu pesan pakai akun lama pakai nama depan, Corona. Banyak di reject (tolak). Saya pesan sampai beberapa kali,” kenang Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Kerjasama Muhammadiyah COVID-19 Command Centre PP Muhammadiyah ini.

Bingung penyebab selalu ditolak oleh ojek online, dokter Corona iseng mencoba ganti nama akun menggunakan nama belakang, Rintawan. “Eh habis itu lancar pesennya,” papar Mantan Staf Ahli bidang Strategi dan Analisis Perencanaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nasional ini.

Selain kerap ditolak ojek online, dr Corona juga pernah dirundung melalui akun Facebook (FB) miliknya. “Nama akun FB saya dikira nama akun bodong. Dikira bukan nama asli. Bahwa saya terlalu mencintai virus ini,” sebut dokter yang pernah bertugas di Rohingya Refugee Response Bangladesh ini.

Tak cukup sampai disitu, dr Corona juga kerap dijadikan bahan bercandaan oleh teman atau rekan sejawatnya. “Dibecandain: jauh-jauh sana jangan deket-deket ada virus Corona,” kenangnya menirukan perkataan rekannya.

Baca Juga: Kilas Balik 5 Peristiwa Penting di Indonesia Tahun 2020

Bahkan, dia juga kerap menjadi bahan meme. Dimana salah satu meme menyandingkan fotonya dengan gambar virus corona yang seolah sedang bertanding.

Ke depannya, dokter Corona berharap, namanya dapat bermanfaat semaksimal mungkin bagi umat. “Sedangkan untuk virus Corona, semoga segera bisa menghilang dari manusia,” tutup Koordinator Buku Muhammadiyah Membangun Kesehatan Bangsa ini. (zya/gg)

  • Bagikan