• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tofan Mahdi (dua dari kanan) bersama Aqua Dwipayana (dua dari kiri). (Foto: Dokumen)

Tofan Mahdi (dua dari kanan) bersama Aqua Dwipayana (dua dari kiri). (Foto: Dokumen)

Silaturahmi dengan Hati, Mendobrak Gerbang Rejeki

Oleh: Tofan Mahdi

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Catatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Menutup tahun 2020, saya bagikan sebuah tulisan tentang sahabat saya Dr Aqua Dwipayana. Tapi bukan spesifik tentang siapa dia, lebih tentang kiprahnya dan persahabatannya dengan seorang pengusaha bernama Ventje Suardana. Cerita, kesan, perjalanan, hingga bagaimana keduanya merawat persahabatan yang “baru” berjalan empat tahun tersebut dituangkan dalam buku yang baru saja terbit “Humanisme Silaturahim Menembus Batas”.

Aqua Dwipayana ditemani Ismail, kandidat doktor dari UIN Syarif Hidayatullah, tiba-tiba sudah ada di depan halaman rumah saya, Rabu (30/12) sekira jam 20.55. Siangnya sempat berkabar akan mampir, tapi saya pikir batal. Karena sampai hampir jam 9 malam belum juga datang. Saya baru bersiap istirahat, diantar security kompleks, Aqua dan Ismail akhirnya datang.

You might also like

Surya.

Membaca Eksistensi Estetis dan Spiritual dalam 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya dan Sjenny (1976–2026)

20/07/2026 4:35 PM
Muktamar

Siapakah Kuda Hitam Muktamar NU ke-35 di Jombang?

14/07/2026 2:15 PM

Baca Juga: 6 Tips Perawatan Motor saat Musim Hujan

“Maaf Mas agenda padat, sehari ini saya bertemu 6 orang termasuk Mas Tofan,” kata Aqua ramah. Saya mempersilakan mereka masuk. Kami ngpbrol di ruang tamu, tentu saja dengan protokol covid-19, memakai hand sanitizer, masker, dan tentu saja menjaga jarak aman.

Lama tidak bertemu fisik, hampir setahun, doktor komunikasi dari Univeritas Padjajaran (Unpad) ini bertutur panjang lebar kiprahnya selama pandemik. Yang membuat cukup sibuk tentu saja Sharing Komunikasi dan Motivasi yang intensitasnya makin meningkat. Di samping

membantu Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo mengatasi pandemik covid-19 dan Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar.

“Saya tetap terbang ke seluruh Indonesia untuk kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi selain ikut melihat perkembangan penanganan pandemik covid di daerah,” kata dia.

Puncak dari silaturahmi ini, Aqua menghadiahi saya dua buku karyanya. Selain “Humanisme Silaturahim Menembus Batas”, satu buku lain yang juga baru terbit adalah “Berkarya & Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial”. Buku kedua menceritakan kiprah dua anak Aqua yaitu Alira dan Savero yang sepertinya mulai belajar tentang The Power of Silaturahim, dahsyatnya kekuatan silaturahmi yang tentu saja jika diniatkan untuk kebaikan dan dilaksanakan dengan hati yang bersih.

Persahabatan Aqua dengan Ventje Suardana seperti menjadi masterpiece lain dari seorang Aqua Dwipayana. Dia membuktikan silaturahmi yang tulus dan hati bersih, bukan saja membuka pintu rejeki. Tetapi juga, dalam bahasa saya, mendobrak gerbang rejeki. Aqua, seorang mantan wartawan di Jawa Pos dan pernah menjadi praktisi komunikasi di sebuah perusahaan semen PMA, menjadi seorang yang beyond logic. Di luar logika. Sosok yang bagi kebanyakan orang tidak masuk akal untuk dilakukan.

Baca Juga: Kaleidoskop Internasional 2020: Kebakaran Hutan Australia hingga Ledakan Beirut

Aqua bukan seorang pengusaha papan atas yang tajir melintir, bukan pejabat publik yang memiliki pengaruh besar, tetapi kegiatannya memberangkatkan umroh puluhan orang gratis setiap tahun, sesuatu yang bukan saja sulit dilakukan. Tetapi juga kadang tidak masuk di akal.

“Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah SWT sudah menghendaki Mas. Nah Pak Ventje ini juga membantu saya dalam program umroh POS (The Power of Silaturahmi) ini,” kata Aqua. Namun karena pandemik, kegiatan umroh POS yang sedianya memberangkatkan 43 orang, karena pandemik harus ditunda pelaksanaannya. Sejak program umroh POS dilaksanakan pada 2017, total 124 orang yang diberangkatkan.

“Ini yang saya belum bisa meniru Mas Aqua,” kata saya.

Ventje Suardana sangat mendukung program POS Aqua Dwipayana tersebut. Ventje sendiri adalah seorang pengusaha, Dirut PT Duta Anggada Realty Tbk dan pemilik banyak hotel di berbagai kota termasuk di Jakarta dan Bali. Meski baru empat tahun, namun persahabatan Aqua dan Ventje tidak saja antara mereka berdua tetapi juga antar keluarga mereka. Kisah lengkap dan detailnya ada di dalam buku ini.

Saya mengenal Aqua sejak saya masih di Jawa Pos. Kiprahnya dalam membangun silaturahmi dengan banyak kalangan sering membuat saya tercengang. Saat Ibu saya wafat tahun 2018, Aqua dan tiga orang teman Cowas Jepe tiba lebih dulu di Pasuruan daripada saya. Saya hormat dan salut dengan ketulusan Aqua dalam berteman, termasuk menjaga komunikasi dengan saya pribadi.

Baca Juga: Kilas Balik 5 Peristiwa Penting di Indonesia Tahun 2020

“Intinya, silaturahmi jangan berhenti Mas Tofan. Dan yakinlah bahwa yang kita miliki saat ini adalah yang terbaik dari Allah,” katanya.

Tak berasa, satu jam kami ngobrol. Aqua pamit untuk pulang ke Bogor. Banyak cerita-cerita lain tentang pemerintahan dan BUMN yang tentu saja tidak bisa saya bagikan di sini. Di usianya yang menjelang 51 tahun, Aqua terlihat lebih sehat dan segar. “Kuncinya, di manapun dan bagaimana pun, kita harus bisa menjaga hati agar selalu bersih dan bahagia,” katanya.

Saya dan keluarga mengantarkan Aqua sampai di halaman rumah. Aqua pamit. Kami sama-sama menyampaikan terima kasih atas silaturahmi singkat malam ini. Tak lama, mobil Vellfire yang membawa para tamu di penghujung 2020 ini, melanjutkan perjalanan. Entah langsung pulang atau masih ada silaturahmi yang lain lagi.

 

Tofan Mahdi, Redaktur Tamu Harian Disway dan Ketua Bidang Komunikasi GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia). Pernah menjadi Wakil Pemimpin Redaksi Jawa Pos (2007).

Tags: Aqua DwipayanaTofan Mahdi
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Surya.

Membaca Eksistensi Estetis dan Spiritual dalam 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya dan Sjenny (1976–2026)

by Dwi Linda
20/07/2026 4:35 PM
0

Oleh: Narudin Pituin Tugujatim.id - Saya menguji dan meneliti buku berjudul 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya dan Sjenny (1976–2026) melalui...

Muktamar

Siapakah Kuda Hitam Muktamar NU ke-35 di Jombang?

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 2:15 PM
0

Oleh: Abdur Rahim** Tugujatim.id - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, semakin dekat. Momentum krusial ini...

Muktamar.

Mengapa Tambakberas Menjadi Pilihan untuk Muktamar Ke-35 NU?

by Dwi Linda
08/07/2026 8:34 AM
0

Oleh: Abdur Rahim* Tugujatim.id - Setelah melalui proses seleksi panjang yang melibatkan sembilan pondok pesantren di lima provinsi, Pengurus Besar...

Muktamar

Muktamar dan Belajar dari Verifikasi Ahli Hadis

by Mochamad Abdurrochim
05/07/2026 10:21 AM
0

Oleh: Achmad Diny Hidayatullah Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang/Wakil Sekretaris PCNU kota Malang Ada satu kalimat yang sejak lama...

Next Post
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri, Musta’in Abbas meninggal usai terpapar COVID-19, Kamis (31/12/2020).

Ketua FKUB Kota Kediri, Musta'in Abbas Tutup Usia karena COVID-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID