• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Jember.

Politikus Partai Gerindra Hanan Kukuh Ratmono menyoroti kelemahan perencanaan dalam penerimaan peserta didik baru di Kabupaten Jember. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

DPRD Jember Soroti Kelemahan Perencanaan dalam Penerimaan Siswa Baru

Dwi Linda by Dwi Linda
11 months ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Proses penerimaan siswa baru tahun 2025 di wilayah Jember menjadi perhatian Komisi C DPRD Jember. Politikus dari Partai Gerindra Hanan Kukuh Ratmono mengkritik kinerja instansi pendidikan setempat yang dianggap kurang optimal dalam menyiapkan strategi penerimaan.

Menurut dia, meskipun dari segi aturan sudah memenuhi standar yang berlaku, namun implementasi di lapangan masih memerlukan perbaikan signifikan. Kelemahan utama terletak pada kurangnya analisis mendalam terkait kapasitas sekolah sejak fase perencanaan awal.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Baca Juga: Jember Gelar Kompetisi Motor Trail Nasional, Bupati: Era Kejayaan Off-Road Kembali Bergelora

“Contohnya adalah ketidaksesuaian antara kebutuhan penambahan kelas dengan realisasi di lapangan. Beberapa institusi pendidikan yang seharusnya menerima lebih banyak siswa justru tidak mendapat alokasi tambahan karena tidak diperhitungkan dalam rencana induk,” ujar Hanan pada Sabtu (19/07/2025).

Dampaknya, ketika periode seleksi berlangsung, ratusan calon siswa harus menghadapi kekecewaan karena ditolak. Jumlah yang tidak tertampung bahkan mencapai setara dengan satu rombongan belajar penuh di beberapa lokasi.

Politikus yang juga duduk di Komisi C DPRD Jember tersebut menekankan bahwa penambahan daya tampung tidak dapat dilakukan secara spontan di tengah proses seleksi. Karena itu, diperlukan kajian komprehensif jauh sebelum periode penerimaan dimulai.

Fenomena lain yang menjadi sorotan adalah ketimpangan distribusi pendaftar. Sekolah-sekolah unggulan seperti SMPN 1, 2, dan 3 mengalami lonjakan peminat yang tidak sebanding dengan institusi lainnya. Kondisi ini mencerminkan belum meratanya standar mutu pendidikan di berbagai sekolah.

Ketimpangan ini menunjukkan adanya stigma di kalangan masyarakat bahwa hanya institusi tertentu yang mampu memberikan pendidikan berkualitas tinggi. Hal ini menjadi tantangan serius yang perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah.

Minimnya Promosi di Sekolah Terpencil

Sistem seleksi yang menerapkan berbagai jalur masuk, termasuk jalur khusus, prestasi akademik, dan kedekatan geografis, juga dikritik karena tidak didukung perencanaan yang matang. Akibatnya, penumpukan pendaftar di sekolah favorit semakin tidak terkendali.

Masalah lain yang turut memperburuk situasi adalah minimnya upaya promosi dari sekolah-sekolah di area terpencil. Meski demikian, dia mengakui bahwa masyarakat kini semakin selektif dalam menentukan pilihan pendidikan untuk anak-anak mereka.

Sebagai solusi, Hanan menekankan perlunya komitmen serius dari dinas terkait untuk meningkatkan standar pendidikan secara merata di seluruh wilayah. Tidak cukup hanya mengandalkan regulasi yang baik, tetapi juga harus konsisten dalam penerapannya di lapangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniBerita penerimaan siswa baruJemberKabupaten Jember hari iniKomisi C DPRD JemberPenerimaan siswa baru di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
LPPM UM.

LPPM UM Buka Pintu Kolaborasi Multi Sektor antara Afrika Selatan-Indonesia

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID