MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mendukung percepatan revitalisasi Pasar Besar Kota Malang. Faktor safety hingga kenyamanan di area gedung Pasar Besar menjadi fokus yang disoroti.
Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani menilai bahwa maintenance atau perawatan Pasar Besar tidak berjalan pasca terjadi beberapa kali kebakaran pada 2003, 2014, dan 2016 lalu.
Dampaknya, saat ini kondisi konstruksi Pasar Besar rapuh dan berbahaya bagi pedagang maupun pengunjung. Apalagi jika terus dibiarkan.
Baca Juga: Kirim Paket, Motor Kurir Ekspedisi di Pasuruan Dicuri Maling: Ini Wajah Pelaku Terekam CCTV
“Pasar Besar ini pasar favorit masyarakat lho. Tapi strukturnya berbahaya karena tidak ada maintenance setelah kebakaran sampai 3 kali,” ucapnya, Senin (20/01/2025).
Bagi dia, maintenance Pasar Besar pasca terjadi kerusakan harusnya dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pedagang maupun pengunjung.
“Ini kan aneh, kok bisa kebakaran sampai 3 kali dan tidak ada tindak lanjut yang ekstrem,” ujarnya.
Berdasarkan pantauannya, Amithya mengatakan, kondisi Pasar Besar saat ini cukup memprihatinkan. Gelap, tidak layak, bahkan terkesan kumuh.
“Jadi dari segi safety dan kenyamanan, saya sepakat Pasar Besar direvitalisasi. Apalagi pembuangan limbah sampah di sana juga nggak terkontrol,” ucapnya.
Dia juga berharap realisasi rencana revitalisasi Pasar Besar tetap berpedoman atau bisa menjembatani aspirasi masyarakat pengguna atau pedagang.
Baca Juga: Tega! Dugaan Bayi Laki-Laki Tampan Dibuang di Dalam Kardus Sepatu di Pasuruan
“Pemkot Malang juga harus bisa mengombinasikan aspirasi masyarakat dengan kebijakan yang diberikan pemerintah pusat dalam merevitalisasi Pasar Besar,” tuturnya.
Amithya juga mendorong Pemkot Malang memperkuat komunikasi dengan para pedagang, terutama keterbukaan terkait gambaran jelas rencana revitalisasi Pasar Besar ini.
“Tahun ini relokasi sudah dianggarkan Rp10 miliar dari APBD Kota Malang. Kalau revitalisasi full dari pemerintah pusat, APBN (perencanaannya),” ujarnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








