JEMBER, Tugujatim.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember menggelar Sidang Paripurna keempat untuk mengesahkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) tahun 2025 pada Kamis (07/08/2025).
Pengesahan ini menandai langkah strategis menuju akselerasi pembangunan daerah yang akan segera diteruskan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk evaluasi.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran proses legislasi tersebut. Dia memberikan apresiasi kepada seluruh komponen DPRD, terutama badan anggaran yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membahas perubahan dokumen keuangan daerah.
Baca Juga: 13 Kali Ketidakhadiran Wabup Djoko Susanto di Rapat Paripurna DPRD Jember Jadi Sorotan
“Syukur alhamdulillah, hari ini ratifikasi P-APBD 2025 berlangsung tepat waktu. Kami optimis dokumen ini segera dapat dikirimkan ke gubernur untuk proses evaluasi sehingga implementasi program-program strategis dapat dimulai,” terang Bupati Fawait.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan, kemajuan pembangunan Jember yang dicapai saat ini merupakan hasil dari harmoni kerja antara pemerintah daerah dan dewan perwakilan yang semakin menguat.
Sinergi ini terbukti berhasil menarik perhatian pemerintah pusat dengan dukungan anggaran yang mencapai kisaran Rp1 triliun.
Sejumlah pencapaian signifikan yang berhasil diraih meliputi pengembangan area pertanian produktif seluas 6.000 hektare, pengadaan peralatan medis senilai hampir Rp120 miliar, penyediaan mesin-mesin pertanian modern, komitmen reaktivasi jalur udara Jember-Jakarta, dan pencairan insentif guru mengaji terbesar dengan sistem pelayanan terbaik.
Selain itu, Kabupaten Jember telah mengimplementasikan Universal Health Coverage tercepat di Jawa Timur, program bantuan pendidikan untuk 20.000 pelajar Jember selama lima tahun mendatang, serta penyelesaian cepat masalah kelangkaan bahan bakar melalui pendekatan terpadu.
Mengenai transportasi udara, Gus Fawait mengonfirmasi bahwa Bandara Notohadinegoro akan beroperasi kembali dengan layanan penerbangan ke Jakarta pada Agustus ini. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas wilayah dan mendorong masuknya investasi ke Jember.
“Dengan izin Allah, bulan ini jalur penerbangan Jember-Jakarta dapat kami aktifkan kembali. Ini merupakan babak baru dalam sejarah kemajuan yang kita wujudkan bersama. Para pendahulu telah membangun bandara, kini tanggung jawab kita untuk mengoperasionalkannya,” ungkap Gus Fawait.
Ia menekankan urgensi bagi seluruh stakeholder, baik eksekutif maupun legislatif, untuk terus berkompetisi dalam menarik program-program pemerintah pusat.
Ia juga menyatakan dukungannya terhadap agenda kunjungan kerja DPRD ke berbagai kementerian, sepanjang bertujuan memperjuangkan program dan alokasi anggaran untuk kemajuan Kabupaten Jember. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








