SURABAYA, Tugujatim.id– DPRD Surabaya mengapresiasi penyelenggaraan Festival Rujak Uleg yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-733 Kota Pahlawan. Event kuliner tahunan tersebut dinilai tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi warga dan pelaku UMKM.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah mengatakan penyelenggaraan festival rujak uleg di Surabaya Expo Center (SUBEC) pada Sabtu (10/5/2026) lalu, membawa banyak dampak positif. Tidak hanya menjadi event meriah yang memperkenalkan makanan khas Kota Surabaya, yakni Rujak Cingur, tetapi Festival Rujak Uleg juga membentuk ekosistem baru yang menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“Festival ini dipadati sekitar 12.000 pengunjung. Perputaran ekonomi dalam acara tersebut pun diklaim mencapai Rp 1,2 miliar. Selain wisata, yang utama adalah bagaimana menggerakkan ekonomi kerakyatan berjalan berkelanjutan,” kata Laila, Kamis (14/05/2026).
Lebih lanjut, dirinya menambahkan keberhasilan suatu acara tidak hanya dilihat dari banyaknya pengunjung dan pengisi acara semata, tetapi bagaimana event tersebut dapat memberikan dampak positif khususnya perekonomian bagi masyarakat sekitar.
Politisi PKB ini menuturkan sebagai event pariwisata Festival Rujak Uleg memiliki efek berantai terhadap perekonomian. Tidak hanya menghadirkan ribuan pengunjung, tetapi juga mendorong konsumsi makanan dan minuman, meningkatkan okupansi hotel, hingga mendongkrak penjualan pelaku UMKM.
“Tidak hanya bagi warga Surabaya, tetapi banyak pengunjung dari luar kota yang datang dan meningkatkan okupansi perhotelan dan sektor lainnya,” tambahnya.
Baca Juga : Cegah Kasus Terulang, DPRD Surabaya Minta Evaluasi Total MBG usai 200 Siswa Keracunan Massal
DPRD Surabaya Apresiasi Keterlibatan UMKM
Selain itu DPRD Surabaya juga mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan melibatkan UMKM. Hal ini bertujuan agar semakin banyak masyarakat yang menikmati manfaat ekonomi dari penyelenggaraan Festival Rujak Uleg.

Festival Rujak Uleg harus menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun ekosistem baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
“Dengan kata lain, harus terbangun ekosistem baru dalam memacu ekonomi kerakyatan. Tidak hanya kalangan tertentu yang mendapat berkah dari event ini,” ungkapnya.
DPRD Surabaya juga terus mendorong Pemkot Surabaya agar rutin menggelar event yang memperkenalkan budaya, kuliner dan kearifan lokal Kota Pahlawan. Festival semacam ini dapat menjadi daya tarik wisata yang akan mendongkrak perekonomian.
Menurutnya, banyak kuliner khas Surabaya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi agenda wisata unggulan, seperti lontong balap.
“Untuk itu kami mendorong festival turunan yang teragendakan rutin. Festival yang berdampak pada ekonomi warga harus diperluas,” pungkasnya. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Husni Habib
Editor: Mochamad Abdurrochim








