• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Surabaya.

Ilustrasi para siswa di Surabaya saat menyantap menu MBG. (Foto: Husni Habib/Tugu Jatim)

Cegah Kasus Terulang, DPRD Surabaya Minta Evaluasi Total MBG usai 200 Siswa Keracunan Massal

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 200 siswa di Kota Surabaya beberapa waktu lalu mendapatkan sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan kasus keracunan yang menimpa para siswa tersebut tidak bisa dianggap enteng. Dia mengatakan, kasus keracunan ini sangat erat hubungannya dengan keselamatan para siswa.

You might also like

Teknik pijat bayi.

Siswa SMKN 2 Malang Dibekali Teknik Pijat Bayi, FK UM Tingkatkan Nilai Profesional Lulusan

30/06/2026 9:15 PM
Pegadaian Blitar.

Cara Warga Amankan Rupiah lewat Deposito Emas Pegadaian Blitar, Bisa Dicicil!

30/06/2026 7:09 PM

“Kalau ini dianggap hal yang biasa, ya enggak boleh, karena ini menyangkut nasib anak. Maka hal ini harus menjadi prioritas untuk dilakukan perubahan demi penyelamatan anak-anak kita,” kata Syaifuddin, Rabu (13/05/2026).

Baca Juga: Semangat Efisiensi, DPRD Surabaya Dukung Penjualan Mobil Dinas Percepat Transisi Kendaraan Listrik

Dia menambahkan, tujuan dari MBG yang digagas oleh Presiden Prabowo ini memiliki tujuan mulia, yakni sebagai upaya memperbaiki gizi anak-anak Indonesia agar tercapai Indonesia Emas tahun 2045.

DPRD Surabaya sendiri telah berkomunikasi dengan pihak kementerian agar mengevaluasi kasus keracunan massal MBG di Surabaya. Tidak hanya itu, dirinya berharap dari evaluasi tersebut nantinya akan dijadikan referensi nasional.

DPRD Surabaya keracunan massal.
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri saat memberikan keterangan terkait keracunan MBG massal. (Foto: Husni Habib/Tugu Jatim)

“Jangan sampai bicara tentang baik tapi tidak menyiapkan hal yang memungkinkan menjadi situasi keterpurukan. Kami dorong agar SOP distandardkan bagi seluruh MBG se-Indonesia,” tambahnya.

Dalam menjalankan MBG, DPRD Surabaya menekankan perlunya aspek mitigasi yang digunakan sebagai standar utama. Dengan standardisasi utama, DPRD Surabaya berharap agar kasus keracunan MBG tidak lagi terjadi.

DPRD Surabaya Sesalkan Tak Ada Pendataan Alergi dan Penyakit Siswa

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni menyayangkan lemahnya pengawasan dan implementasi standard operating procedure (SOP) di SPPG yang mengakibatkan terjadinya keracunan massal. Tidak hanya itu, Fathoni juga menyesalkan pendataan riwayat alergi maupun penyakit terhadap siswa penerima MBG.

“Berdasarkan dokumen, ada tidak data penerima manfaat terkait riwayat penyakit anak-anak sebelum peristiwa keracunan ini,” tutur Fathoni.

Baca Juga: Cegah Praktik Pungli, DPRD Surabaya Respons Penerapan Voucher Parkir Tekan Kebocoran PAD

Fathoni menilai akurasi pendataan masih belum maksimal. Dia menyinggung adanya temuan siswa dengan riwayat penyakit tertentu yang diduga tidak terdeteksi dalam proses awal pendataan.

Dia meminta seluruh sekolah memperbaiki kualitas pendataan kesehatan siswa agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.

“Akurasi datanya belum sempurna. Mungkin saat wawancara tidak digali secara mendalam dan jangan sampai kejadian ini terulang lagi,” pungkasnya. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : Husni Habib

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita DPRD Kota SurabayaBerita Kota Surabaya hari iniDPRD Kota SurabayaKeracunan massal MBG di SurabayaKeracunan MBG massalKota Surabaya hari iniSurabaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Teknik pijat bayi.

Siswa SMKN 2 Malang Dibekali Teknik Pijat Bayi, FK UM Tingkatkan Nilai Profesional Lulusan

by Dwi Linda
30/06/2026 9:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (FK UM) terus memperkuat kompetensi calon tenaga kesehatan melalui...

Pegadaian Blitar.

Cara Warga Amankan Rupiah lewat Deposito Emas Pegadaian Blitar, Bisa Dicicil!

by Dwi Linda
30/06/2026 7:09 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Menyimpan aset masa depan tidak lagi melulu harus dalam bentuk uang tunai (rupiah) atau deposito bank konvensional....

Penerima bansos di Klaten.

2.087 Penerima Bansos di Klaten Resmi Graduasi, Wamensos: Kini Berdaya dan Tak Bergantung Bantuan

by Dwi Linda
30/06/2026 6:15 PM
0

KLATEN, Tugujatim.id – Sebanyak 2.087 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, resmi dinyatakan...

Sekolah Rakyat.

1.000 Taruna Akmil Dampingi Siswa Sekolah Rakyat selama 5 Hari, Fokus Latih Hidup Mandiri di Asrama

by Dwi Linda
29/06/2026 10:03 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sebanyak 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II akan diterjunkan ke 178 titik Sekolah Rakyat...

Next Post
Pengadaan sepatu Sekolah Rakyat

Kemensos Buka Suara soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat, Gus Ipul Siap Diaudit

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID