SURABAYA, Tugujatim.id – Wakil DPRD Surabaya A.H Thony ingin eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) bisa dioptimalkan untuk pergerakan dunia seni.
Sebagaimana diketahui, THR-TRS ini dulunya merupakan tempat rekreasi andalan di Surabaya. Belakangan, pemerintah kota merevitalisasi agar bisa dihidupkan kembali.
A.H Thony tidak ingin tempat tersebut hanya sekadar berupa taman bermain semata. Dia berharap, kawasan tersebut juga bisa dioptimalkan untuk menghidupkan kembali dunia kesenian di Surabaya.
Baca Juga: Knitwear Anti Melar! Ini Dia 9 Tips Jitu Merawat Pakaian Rajut Kesayanganmu
“Kalau cuma taman bermain itu saja sama halnya menduplikasi yang sudah ada. Sedangkan dunia seni di Surabaya ikut meredup setelah THR-TRS tutup,” katanya.
Sebenarnya, THR-TRS memang dulunya juga menjadi pusat pergerakan seni di Kota Pahlawan. Di sana, kerap digunakan untuk acara pentas seni. Sebab, grup lawak Srimulat awal kali dikenal saat menggelar pentas di THR-TRS.
“Dengan dihidupkannya THR-TRS ini bisa membawa angin segar untuk dunia kesenian di Surabaya,” ucapnya.
Menurut dia, konsep tersebut juga akan menguntungkan Kota Surabaya dari segi keunggulan seni budaya. Terlebih, untuk bekal agar kultur kesenian tidak redup begitu saja.
“THR-TRS akan dipertahankan untuk pusat kajian dan pengembangan budaya Surabaya,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, kabarnya Pemkot Surabaya juga akan membangun venue konser hingga berskala internasional di kawasan tersebut. Bagi A.H Thony, pembangunan tersebut memang berpotensi untuk membangkitkan perekonomian karena akan banyak membuka kesempatan lapangan kerja.
“Potensinya bisa digali. Nanti ketika ada pagelaran pentas, masyarakat bisa mencari penghasilan,” ujar politikus Fraksi Gerindra tersebut.
Dia berharap, terbangunnya THR-TRS dengan konsep yang lebih baru dapat menarik banyak antusiasme pengunjung dan investor. Jadi, bukan hanya sekadar area publik tetapi juga area bisnis.
Nantinya secara pengelolaan juga diharapkan akan berada di bawah naungan Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) agar investor memiliki banyak ruang untuk menanamkan modal.
“UPTD tugasnya sebagai vasilitator, untuk olahraga renang ataupun konser nanti ada ahlinya sendiri,” ujarnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








