JAKARTA, Tugujatim.id – Polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat (SR) yang ramai dibicarakan masyarakat akhirnya mendapat tanggapan langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Sorotan muncul setelah masyarakat menyerap harga sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat yang dinilai cukup tinggi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan, proses pengadaan sepatu Sekolah Rakyat dilakukan sesuai prosedur dan mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah. Mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan program, semuanya disebut berjalan sesuai aturan.
“Seluruh proses pengadaan di Kemensos tersebut melalui tahapan-tahapan mulai dari perencanaan,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya.
Terkait rincian harga dalam pengadaan sepatu Sekolah Rakyat, Gus Ipul menyebutkan penjelasan teknis yang nantinya akan disampaikan oleh petugas pengadaan barang dan jasa yang menangani program tersebut.
Ia juga menanggapi kritik masyarakat yang menilai harga sepatu terlalu mahal dibandingkan produk serupa di pasaran. Menurutnya, masukan publik akan menjadi bahan evaluasi bagi kementerian.
“Kalau soal harga dianggap kemahalan tentu akan kami evaluasi dan tindak lanjuti,” lanjutnya.
Baca Juga : Dinsos Tunggu Arahan Kemensos Terkait Pembukaan Pendaftaran Sekolah Rakyat Tuban
Selain itu, Kemensos menegaskan siap membuka seluruh proses pengadaan apabila dilakukan audit oleh lembaga yang memiliki kewenangan. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam menjalankan program bantuan pendidikan.
“Kami persilakan jika ingin diaudit oleh lembaga yang memiliki kewenangan. Kami juga terbuka terkait harga tersebut,” katanya.
Kemensos memastikan penanggung jawab pengadaan barang dan jasa siap memberikan klarifikasi secara rinci jika diperlukan. Pemerintah menilai keterbukaan informasi menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat.
Isu pengadaan sepatu Sekolah Rakyat sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul perbandingan harga dengan produk sejenis di pasaran. Meski begitu, Kemensos menegaskan seluruh proses pengadaan tetap mengacu pada mekanisme resmi pemerintah.
“Mengenai proses yang sudah berjalan, kami persilakan audit oleh lembaga yang memiliki izin dan kami juga terbuka tentang harga tersebut. Penanggung jawab pengadaan barang dan jasa siap memberikan klarifikasi,” pungkas Gus Ipul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Lizza Arnofia Choirunisa
Editor: Mochamad Abdurrochim








