MOJOKERTO, Tugujatim.id – Bekerja di Abu Dhabi tidak menjadi halangan bagi warga Mojokerto, Daniar Rachman Hakim untuk memberikan hak suara pada Pemilu 2024. Meski begitu, coblosan tahun ini bakal menjadi pengalaman pertama pria kelahiran Ngimbangan, Mojosari, Kabupaten Mojokerto, ini di sana.
“Sudah 5 tahun jalan ini bekerja di Uni Emirat Arab, tepatnya di Abu Dhabi. Lalu ini kali pertama mencoblos di luar negeri. Pada pemilu sebelumnya nyoblos di Tanah Air,” kata Daniar, Rabu (24/01/2024).
Baca Juga: 7 Rekomendasi Mesin Cuci 1 Tabung Terbaik Mulai 2 Jutaan: Hemat Listrik, Praktis, dan Tak Rewel
Daniar melanjutkan, pendataan dirinya bersama ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Uni Emirat Arab dibantu oleh petugas setempat. Pendataan ini dilakukan secara langsung dan daring (online).
“Istilahnya mereka jemput bola. Kalau kami kebetulan didata secara online. Jadi mengisi semacam formulir online untuk kemudian diproses oleh petugas. Tidak mengurus pindah memilih lagi,” tambah Daniar.
Pemungutan suara Pemilu 2024 di Uni Emirat Arab sendiri dilakukan di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di Abu Dhabi. Meski begitu, pemungutan suara tidak hanya fokus dilakukan pada tempat pemungutan suara (TPS) saja.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Model Kitchen Set Minimalis Dapur Kecil: Mungil tapi Modern dan Kekinian
“Abu Dhabi sendiri ada 1 TPS yakni di KBRI Abu Dhabi. Namun, karena WNI yang tinggal di Abu Dhabi tersebar di beberapa wilayah, maka dilakukan pemungutan suara kotak suara keliling (KSK),” beber salah satu Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) KBRI Abu Dhabi William Riswanto dalam kesempatan terpisah.
Sementara William melanjutkan, terdapat 2 pemilih asal Mojokerto Raya yang bakal mencoblos di KBRI Abu Dhabi. Jadwal coblosan di KBRI sendiri dilakukan lebih awal daripada jadwal yang berlaku di Tanah Air.
“Terdapat 2 pemilih dari Mojokerto Raya. Lalu pemilihan dilakukan pada 10 Februari 2024 dan penghitungan suara dilakukan 14 Februari 2024,” ujar William.
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








