TUBAN, Tugujatim.id – Duel antara Persela Lamongan Vs Persijap Jepara (Persela Vs Persijap) di babak 8 besar Liga 2 Pegadaian bukan sekadar laga biasa. Pertandingan ini akan menjadi pertarungan dua tim yang sama-sama berada dalam situasi genting. Kemenangan menjadi harga mati bagi keduanya, sementara kekalahan berarti akhir dari perjalanan di kompetisi ini.
Dengan hanya mengantongi empat poin dari lima laga, Persela Lamongan wajib menang jika ingin menjaga peluang ke semifinal. Sementara itu, Persijap Jepara yang memiliki enam poin juga tidak bisa lengah karena PSKC Cimahi yang berada di peringkat ketiga dengan lima poin masih berpeluang menyalip mereka.
Pelatih Persijap Jepara, Widodo C Putro menyadari betul bahwa laga ini tidak akan mudah. Ia mengakui bahwa baik timnya maupun Persela berada dalam situasi yang sama dan wajib menang.
“Posisi kami dengan Persela sama. Besok kedua tim harus memenangkan pertandingan. Tapi tentu itu tidak akan mudah karena Persela juga pasti akan berjuang keras,” ujar Widodo dalam konferensi pers jelang pertandingan.
BACA JUGA: PS Mojokerto Putra ‘Satu Kaki’ Menuju Semifinal Liga 4 Jawa Timur
Mantan pelatih Deltras FC itu menegaskan, anak asuhnya harus tetap fokus sejak persiapan hingga peluit akhir. Ia berharap pertandingan berjalan lancar dan memberikan tontonan yang menarik bagi suporter kedua tim.
“Saya ingin pertandingan besok bisa dinikmati, enak dilihat, dan banyak terjadi gol. Tapi tentu saja, saya berharap Tuhan mengizinkan kami yang menang,” tambahnya.
Widodo juga memuji kekuatan Persela yang berhasil lolos ke babak 8 besar. Kehadiran pemain senior seperti Hamka Hamzah pengganti Simon diyakininya memberikan tambahan motivasi bagi tim Laskar Joko Tingkir.
“Mereka punya kerangka tim yang bagus, dan sekarang ada Hamka yang punya jiwa motivator di dalam tim. Tapi kami tetap fokus dan siap berjuang untuk memenangkan pertandingan,” tegasnya.
Di kubu Persela, pelatih Zulkifli Syukur menekankan, laga ini adalah soal harga diri. Mantan Punggawa Timnas Indonesia ini tak banyak bicara soal taktik dan lebih fokus membangun mental juang para pemain.
BACA JUGA: Magisnya Pedri di Lini Tengah Barca! Gelandang Barcelona yang Ternyata Bukan Lulusan La Masia
“Ini bukan sekadar pertandingan biasa, ini soal harga diri. Saya meminta pemain bertanggung jawab atas tugasnya dan memberikan segalanya di lapangan,” kata Zulkifli.
Gelandang Persela, Lee Yu-jun, pun menegaskan bahwa mereka tidak punya pilihan selain menang. “Ini laga final bagi kami. Ini harga mati. Tidak ada kata lain, kami harus menang,” ujar pemain asal Korea Selatan itu.
Persaingan di Grup Y memang masih terbuka, tapi hanya bagi tim yang bisa mengamankan tiga poin di laga terakhir ini.
Klasemen Sementara Grup Y
1. Bhayangkara FC – 9 Poin (Lolos Semifinal)
2. Persijap Jepara – 6 Poin
3. PSKC Cimahi – 5 Poin
4. Persela Lamongan – 4 Poin
BACA : Siapa Sangka! Perjalanan Nottingham Forest Dari Tim Mid-Table Jadi Pesaing Juara
Jika Persela menang, mereka akan mengoleksi enam poin dan berpotensi lolos ke semifinal, bergantung pada hasil pertandingan PSKC Cimahi. Jika kalah, maka mereka dipastikan tersingkir. Hal yang sama juga berlaku untuk Persijap.
Di hadapan suporter Laskar Joko Tingkir di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Selasa (18/2/2025), Persela tentu tak ingin tersingkir begitu saja. Sementara Persijap, dengan semangat pantang menyerah, datang untuk mencuri kemenangan. Kick-off pertandingan akan berlangsung pukul 15.00 WIB.
Siapakah yang akan bertahan dan melangkah ke semifinal? Jawabannya ada di atas lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko