• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar Baru Tuban.

Kuasa hukum para pedagang, Wellem Mintarja bersama para korban memperlihatkan surat laporan polisi. (Foto: Ibnu for Tugu Jatim)

Dugaan Penggelapan Dana Koperasi hingga Rp3,5 M, Pedagang Pasar Baru Tuban Laporkan KSP BMT BUS ke Polisi

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Puluhan pedagang Pasar Baru Tuban dibuat gigit jari setelah dana tabungan dan deposito mereka di Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah BMT Bina Ummat Sejahtera (BUS) diduga raib.

Kerugian yang diderita tidak main-main, mencapai total sekitar Rp3,5 miliar. Bahkan, jika ditotal dari semua nasabah pedagang Pasar Baru Tuban, nilainya melonjak hingga Rp16 miliar.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Wellem Mintarja, kuasa hukum para pedagang Pasar Baru Tuban menegaskan, pihaknya telah melaporkan kasus ini ke Satreskrim Polres Tuban sejak pertengahan Juli 2024. Laporan tersebut mencakup dugaan penggelapan dalam jabatan sesuai Pasal 374 KUHP serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010.

Baca Juga: Jika Terealisasi Naik 6,5 Persen, UMK Kota Malang 2025 Jadi Rp3,5 Juta

“Kami menduga ada penggelapan dan pencucian uang karena aset koperasi ditemukan atas nama pribadi pengurus dan pihak lain. Kami sudah memiliki bukti kuat untuk mendukung laporan ini,” tegas Wellem, Senin (02/12/2024).

Menurut Wellem, para pedagang mulai menabung di koperasi tersebut sejak awal 2000-an. Seiring berjalannya waktu, mereka tergiur untuk berinvestasi dalam bentuk deposito dengan janji keuntungan menggiurkan. Setiap deposito nominal Rp1 juta, dijanjikan bagi hasil Rp80 ribu per bulan yang langsung masuk ke rekening mereka.

“Awalnya, pegawai koperasi rutin datang ke pasar untuk memungut tabungan. Proses pencairan pun mudah sehingga para pedagang merasa aman dan percaya untuk menambah deposito,” ujar Wellem.

Namun, kepercayaan itu mulai goyah sejak September 2023. Para pedagang kesulitan mencairkan dana mereka, dengan alasan yang selalu sama yaitu kas koperasi kosong.

“Klien kami bahkan mendatangi kantor pusat di Lasem, tapi hanya disuruh menunggu sambil banyak berdoa. Sampai sekarang, uangnya tidak kunjung cair,” ungkap Wellem dengan nada kecewa.

Baca Juga: Blockbuster Museum Surabaya: Museum Modern Memanjakan Pecinta Film dan Game

Lebih dari sekadar kasus 25 pedagang, Wellem mengungkapkan bahwa ada sekitar 250 nasabah lain yang bernasib serupa dengan total kerugian mencapai Rp16 miliar. Dia mendesak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini.

“Kami sudah terlalu lama menunggu. Harapan kami, kepastian hukum segera datang,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung. Seluruh pelapor sudah dimintai keterangan dan pemeriksaan terhadap pengurus koperasi dilakukan secara bertahap.

“Kami berharap pihak pelapor untuk menunggu hasil perkembangan penyelidikan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniPedagang Pasar Baru TubanPenggelapan uang koperasi simpan pinjam
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Pengeroyokan di minimarket.

Video Aksi Pengeroyokan di Minimarket Pasuruan Viral, Dugaan Dipicu Masalah Asmara

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID