• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi vaksin COVID-19 dan terapi konvalesen. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi vaksin COVID-19 dan terapi konvalesen. (Foto: Pixabay)

Efektivitas Terapi Konvalesen 90 Persen, Permintaan di RSSA Malang Capai 338 Kantung Labu

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Terapi pengobatan pasien COVID-19 menggunakan plasma konvalesen mulai menjadi pilihan utama. Mengingat efektivitasnya mencapai 90 persen. Permintaannya di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang pun meningkat mencapai 338 labu darah plasma konvalesen hingga saat ini.

Sementara, dikatakan Kasubbag RSSA Malang, Donny Iryan, stok plasma konvalesen yang dimiliki yakni 391 stok labu.

You might also like

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

21/07/2026 6:45 PM
Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

21/07/2026 6:33 PM

“Secara sepintas dari jumlah stok kami masih aman, melebihi jumlah permintaan,” ujarnya dihubungi awak media, Jumat (22/1/2021).

Jika nantinya memang permintaan melebihi stok darah, Donny menyarankan keluarga pasien segera berinisiatif mencari pendonor plasma sendiri. Meski pihaknya juga akan membantu mencari. Pasalnya, tingkat kesembuhannya pun sebesar 90 persen.

”Meski secara klinis efektivitasnya tidak sampai 100 persen, selama belum ada vaksin, terapi plasma ini terbilang efektif,” tegas dia.

Meski ketersediaan plasma konvalesen jarang, RSSA Malang memiliki komunitas penyintas COVID-19 yang bisa dianjurkan untuk mendonorkan plasma darahnya untuk disalurkan kepada yang membutuhkan.

Berdasarkan data dari Unit Penyedia Darah RSSA, permintaan donor plasma ini untuk terapi konvalesen mulai Mei 2020 hingga Januari 2021 mencapai 338 labu darah. Sedangkan penyintas COVID-19 yang berhasil donor plasma di RSSA sebanyak 135 orang. Dari 135 orang itu menghasilkan 391 labu darah dengan berbagai golongan darah.

”Untuk permintaan internal RSSA 191 labu darah. Untuk luar RSSA dan luar kota ada 147 labu darah. Totalnya semua 338 labu darah,” tambahnya.

Namun menurut Donny, dari 391 labu darah itu belum bisa digunakan untuk terapi konvalesen karena terkendala perbedaan golongan darah. Kata dia, saat ini masih ada pasien yang syaratnya belum terpenuhi dan harus mencari donor plasma tersebut. Namun RSSA juga terus mengupayakannya dengan berkoordinasi dengan pihak terkait. (azm/gg)

Tags: corona viruscovid-19kesehatanRSSAterapiterapi konvalesenvirus corona
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Next Post
Suasana di RM Kertanegara Kota Malang, salah satu unit usaha restoran yang terdampak penerapan kebijakan PPKM. (Foto: Azm/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Pemkot Malang Bersedia Bebaskan Pajak Pelaku Usaha Terdampak PPKM

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID