TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Tuban akhirnya memfinalisasi dan mengembalikan dana efisiensi senilai Rp90 miliar setelah melalui proses efisiensi anggaran dan verifikasi oleh Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Pusat. Dana tersebut akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur serta sektor prioritas lainnya sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menyampaikan, efisiensi tersebut sudah melalui mekanisme yang sah dan telah masuk dalam agenda pergeseran anggaran daerah.
“Kemarin baru saja kita melakukan efisiensi. Setelah itu diverifikasi oleh provinsi dan pusat, semuanya clear. Maka dari itu kita langsung lakukan pergeseran anggaran,” ungkapnya saat diwawancarai pada Kamis (17/4/2025).
Menurut pria yang akrab disapa Mas Lindra itu, dana efisiensi sebesar Rp90 miliar tersebut akan diarahkan untuk program-program yang berdampak langsung pada masyarakat. Termasuk di antaranya peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan dasar.
“Kita arahkan untuk pembangunan infrastruktur seperti pelebaran dan penguatan jalan. Lalu juga ke fasilitas pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan prioritas pemerintah pusat,” ujarnya.
BACA JUGA: Warga Tuban Ramai-Ramai Memilih Jadi Pekerja Migran
Selain sektor jalan dan pendidikan, Mas Bupati juga mengungkapkan, ruang-ruang publik akan mendapat perhatian khusus. Ketua DPD Partai Golkar Tuba ini menyebutkan beberapa titik yang direncanakan mendapat sentuhan pembangunan, seperti kawasan Abirama, Abipraya, Alun-Alun Tuban, hingga GOR.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyasar pelayanan dasar di wilayah kecamatan. Untuk tahun ini, dua kecamatan dipilih sebagai pilot project penempatan layanan minimum.
BACA JUGA: Razia Terpadu Pergoki Dua Warung di Tuban Jual Arak
“Insya Allah tahun ini dua kecamatan dulu. Fokus kita adalah agar pelayanan bisa menjangkau masyarakat lebih luas tanpa harus ke kota,” jelasnya.
Rencana jangka panjang pun tengah disiapkan, termasuk penyediaan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dengan area publik lainnya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus menciptakan ruang sosial yang inklusif.
“Kalau jembatan, ruang terbuka hijau, itu nanti akan kita kombinasikan. Yang penting kebermanfaatannya terasa langsung oleh warga,” kata Mas Lindra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko







