JEMBER, Tugujatim.id – Tim Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember (Polije) menghadirkan inovasi pengelolaan limbah berbasis teknologi melalui smart bin berbasis Internet of Things (IoT).
Perangkat ini mampu memilah sampah secara otomatis sekaligus mengirimkan data kondisi tempat sampah secara real-time ke ponsel petugas.
Mahasiswa pengembang, Muhammad Ar Rafi’, menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk menekan pencemaran lingkungan, khususnya di area kampus. Smart bin tersebut dilengkapi sensor yang dapat mengenali dan memisahkan jenis sampah secara otomatis.
“Proyek ini mengembangkan smart bin yang memiliki sensor otomatis untuk memisahkan tiga jenis sampah,” ujar Ar Rafi’.

Ia menambahkan, sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali yang menghubungkan perangkat fisik dengan jaringan digital. Teknologi ini memungkinkan integrasi data secara efisien dalam sistem IoT.
“Sistem ini menggunakan kontrol ESP32 sebagai dasar integrasi dengan Internet of Things (IoT),” jelasnya.
Tak hanya memilah sampah, smart bin ini juga dilengkapi fitur notifikasi otomatis. Petugas kebersihan dapat memantau kapasitas tempat sampah dari jarak jauh dan menerima peringatan saat kondisi sudah penuh.
“Melalui IoT, petugas memantau kondisi tempat sampah secara real-time dan menerima notifikasi saat penuh,” imbuhnya.

Sementara itu, dosen pembimbing Wendy Triadji Nugroho menilai inovasi ini sebagai langkah maju dalam pengelolaan sampah modern. Ia menyebut, selain mampu memilah sampah organik dan anorganik, alat ini juga memiliki sistem buka-tutup otomatis.
“Mahasiswa mengembangkan inovasi smart bin yang menggunakan sensor untuk membuka dan menutup secara otomatis,” tuturnya.
Ke depan, tim pengembang juga tengah menyiapkan integrasi dengan aplikasi ponsel guna mempercepat respons pengelolaan limbah. Dengan sistem ini, pengelola dapat memantau kondisi tempat sampah kapan saja secara lebih praktis.
“Ke depan, kami mengintegrasikan sistem ini agar mengirim notifikasi ke ponsel saat kapasitas sampah penuh,” ungkap Wendy.
Polije pun menargetkan pengembangan lebih luas melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Inovasi ini diharapkan tidak hanya diterapkan di lingkungan kampus, tetapi juga menjadi solusi pengelolaan sampah di masyarakat.
“Target jangka panjang kami adalah menyelesaikan masalah sampah di kampus serta menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








