• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bupati Malang, Sanusi, membawa Gunungan untuk diserahkan kepada Ki Anom Suroto.

Bupati Malang, Sanusi, membawa Gunungan untuk diserahkan kepada Ki Anom Suroto. (Foto: Aisyah Nawangsari)

Festival Kampoeng Dilem di Kabupaten Malang, Hadirkan Aneka Kuliner Tradisional dan Pertunjukan Seni

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pertunjukan tari, konser musik hingga pagelaran wayang mewarnai Festival Kampoeng Dilem di Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang pada 1 hingga 6 Agustus 2022.

Festival yang digelar selama enam hari ini, merupakan yang pertama pasca vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19. Selama pagelaran yang berlangsung di tengah perkampungan Desa Gondowangi, pengunjung tida hanya dihibur oleh pertunjukan tetapi juga oleh berbagai aneka kuliner.

You might also like

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM
Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM

Festival ini berjalan selama enam hari, yaitu pada tanggal 1-6 Agustus 2022 di tengah-tengah perkampungan Desa Gondowangi. Bahkan pada malam penutupan, Sabtu (6/8/2022), menghadirkan pertunjukan wayang dengan dalang kenamaan, Ki Anom Suroto.

Kios-kios makanan memenuhi jalan menuju ke area panggung.
Kios-kios makanan memenuhi jalan menuju ke area panggung. (Foto: Aisyah Nawangsari)

Adapun ragam kuliner dipajang di sepanjang jalan menuju panggung pertunjukan. Terlihat kios-kios makanan dan minuman yang berjejer. Mereka menjajakan makanan tradisional hingga makanan manca negara.

“Konsep festival ini adalah salah satu wujud (upaya) dari warga Desa Gondowangi agar budaya kita tetap terjaga dan menjadi karakter kita. Semoga akan terus berlanjut dan bergerak,” ujar Kepala Desa Gondowangi, Danis Setya Budi Nugroho.

Menjelang pertunjukan wayang kulit Ki Anom Suroto yang bertajuk Wisanggeni Bangun Jiwo, ratusan warga berkerumun di depan panggung untuk menonton. Bahkan, saat hujan turun, mereka tetap asyik menonton sambil berteduh di bawah lembaran plastik yang mereka bawa.

“Terima kasih atas dukungan Anda semuanya sampai Festival Kampoeng Dilem bisa terlaksana hingga lima kali. Ini adalah energi yang luar biasa untuk membangun desa kita,” kata Danis.

Bupati Malang Sanusi yang hadir saat penutupan mengucapkan selamat datang kepada Ki Anom Suroto. Ia berharap pertunjukan dari Ki Anom Suroto bisa memberikan pesan moral yang bisa diterapkan oleh masyarakat.

9a8562c8 a14a 41f1 a560 8dfe73d6af7d
Ratusan warga memadati area panggung pertunjukan Festival Kampoeng Dilem 5. (Foto: Aisyah Nawangsari)

“Mudah-mudahan dengan adanya pagelaran ini nanti masyarakat bisa mengambil suri tauladan untuk berbuat yang terbaik di kehidupan,” kata Sanusi.

Pada kesempatan ini, Sanusi juga menyerahkan tokoh wewayangan Wisanggeni dan Gunungan kepada Dalang Ki Anom Suroto dan putranya Ki Bayu Aji Pamungkas sebagai penanda dimulainya pertunjukkan wayang kulit.

Sanusi berharap festival ini bisa berlanjut dan menjadi wujud konkret dari program One Village One Product, One Village One Destination.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Festival Kampoeng DilemKabupaten MalangKuliner Tradisional MalangPertunjukan Seni
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Next Post
Dua domba milik Bakri, warga Tuban, yang sudah dipeliharanya sejak empat tahun lalu miliki empat tanduk.

Unik, Warga Tuban Pelihara Dua Domba Bertanduk Empat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID