• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
festival rujak uleg tugu jatim

Suasana warga yang menonton Festival Rujak Uleg dan berebut rujak di luar pagar pembatas dan menimbulkan penumpukan. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Festival Rujak Uleg Surabaya Dikritik Sebagai Pesta Pejabat

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pengamanan cukup ketat diterapkan saat Festival Rujak Uleg pada Sabtu (6/5/2023) kemarin. Masyarakat umum dilarang melewati pagar pembatas yang telah disiapkan oleh jajaran Pemkot Surabaya sehingga menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat.

Sebuah video yang tengah viral diunggah oleh akun TikTok @myjourney dan telah ditonton sebanyak 1,5 juta orang. Video itu menunjukkan kekecewaan warga Surabaya ketika turut memeriahkan Festival Rujak Uleg.

You might also like

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

17/07/2026 7:33 PM
Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

17/07/2026 6:45 PM

“Akhire aku isok melok Festival Rujak Uleg dan aku kaget banget ternyata ndek kene warga gak isok melbu. Iku seng oleh melbu cuma pejabat dan tamu undangan. Iki nak umpel-umpelan, sampek enek seng semaput (Akhirnya aku bisa ikut Festival Rujak Uleg dan aku kaget banget ternyata di sini warga tidak boleh masuk. Yang boleh masuk cuma pejabat dan tamu undangan. Di sini sampai berdempetan (sesak) sampai ada yang pingsan),” narasi suara dalam video tersebut.

Pantauan Tugujatim.id saat acara berlangsung, masyarakat umum memang tidak diperkenankan masuk ke dalam area red karpet di mana area Festival Rujak Uleg berlangsung.

Pagar pembatas besi berwarna hitam dipasang sesuai dengan ukuran lebar jalan, sehingga warga hanya dapat menyaksikan Festival Rujak Uleg melalui luar pagar.

Antusiasme tinggi ditambah area luar pagar pembatas yang cukup sempit, membuat warga yang menonton menjadi berdesakan.

Tak dapat menikmati dan meramaikan gelaran Festival Rujak Uleg dengan nyaman, warga melontarkan kekecewaannya melalui ragam komentar di akun media sosial Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (Instagram @ericahyadi_).

Area Festival Rujak Uleg yang hanya boleh dimasuki para tamu undangan dan kalangan tertentu, banyak warga yang mengatakan bahwa gelaran tersebut merupakan pesta pejabat bukan pesta rakyat.

“Kalau memang kiranya acara tersebut bukan diperuntukkan untuk masyarakat secara luas, harusnya diberikan pengumuman di media sosial bahwa Festival Rujak Uleg hanya dihadiri oleh pejabat dan tamu undangan sehingga masyarakat tidak perlu hadir dan berekspektasi lebih pak. Kasian masyarakatnya umpel-umpelan kalau nggak boleh masuk. Jangankan dapat rujaknya, ngelihat acaranya saja nggak bisa,” tulis warganet @farahavistamelania. Komentar tersebut mendapat 336 like dari pengguna lain.

Sebelumnya, Eri Cahyadi pada Sabtu (6/5/2023) mengatakan bahwa jumlah pengunjung yang hadir dalam Festival Rujak Uleg lebih dari 2 ribu orang.

Hal serupa juga diungkapkan Eri melalui keterangan postingan Festival Rujak Uleg. “Alhamdulillah NUMPLEK BLEK nang Kya-Kya Kembang Jepun. Festival Rujak Uleg 2023 selalu menjadi kegiatan yang ditunggu-tunggu warga Surabaya. Tiap tahun digelar, tiap tahun warga juga merindukan momen ini. Iki gak cuma perkara mangan rujak e Rek tapi pertemuan, suasana dan kehangatan rangkaian ini yang bikin kangen,” tulis Eri.

Hingga saat ini, wali kota yang kerap disebut Cacake Arek-arek Suroboyo itu belum memberikan keterangan resmi terkait kritik tersebut.

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari iniFestival Rujak Ulegrujak ulegSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 7:33 PM
0

Kota Malang, Tugujatim.id - Gaduh pencegahan LGBT di berbagai daerah ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita....

Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 6:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan 3.270 stand bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai bagian dari upaya penataan...

Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Ancam Copot Pejabat yang Lambat Tangani Aduan Warga Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 9:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Usai dua minggu rutin melakukan inspeksi langsung ke lapangan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengambil langkah tegas...

DPRD Tuban

DPRD Tuban Soroti SILPA Rp485,69 Miliar, Dorong Optimalisasi Anggaran dan Peningkatan PAD

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 2:32 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – DPRD Tuban menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam pembahasan tersebut,...

Next Post
ppdb tugu jatim

Persiapan PPDB 2023, Dikbud Kota Mojokerto Tunggu Hasil Hearing

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID