MALANG, Tugujatim.id – Universitas Negeri Malang (UM) kolaborasi antara Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Fakultas Kedokteran dalam penelitian yang mengangkat topik soal hubungan antara kualitas tidur, tingkat aktivitas fisik, dan kebugaran jasmani terhadap siklus menstruasi remaja putri. Penelitian ini bertujuan sebagai langkah awal dalam mengimplementasikan SDGs 3.
Pengimplementasian ini yakni kehidupan sehat dan sejahtera serta memahami dampak kualitas tidur yang baik atau buruk terhadap kesehatan reproduksi, serta mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor ini dapat memengaruhi kesehatan reproduksi wanita, khususnya dalam konteks siklus menstruasi.
Penelitian ini dimulai pada awal 2024 di SMPN 1 Lawang dan SMPN 2 Lawang, Kabupaten Malang. Tim peneliti yang dipimpin oleh dosen FIK UM Dr Surya Adi Saputra MKes dan beranggotakan dosen FK UM Alifia Candra Puriastuti SKeb Bd MKes, Zumroh Hasanah SKeb Bd MKes, dan Dessy Amelia SKeb Bd MKes.

Tidak hanya itu, ada pula peran mahasiswa-mahasiswa FIK yakni, Muhmmad Yusuf Raka, Dinda Farida Putri Bahari, dan Nova Wulan Rahmadani yang turut serta dalam proses pengumpulan data lapangan, dan penyusunan laporan penelitian.
Melalui keterlibatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis yang berharga, tetapi juga berkontribusi langsung pada pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara kualitas tidur, aktivitas fisik, dan kebugaran jasmani terhadap siklus menstruasi.
Penelitian ini melibatkan sampel remaja putri usia 13-15 tahun. Data yang dikumpulkan mencakup informasi tentang durasi dan kualitas tidur, frekuensi dan intensitas aktivitas fisik, serta indikator kebugaran jasmani seperti kekuatan otot dan daya tahan kardiovaskular.
Salah satu anggota peneliti, Alifia Candra Puriastuti SKeb Bd MKes menjelaskan hasil dari penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana gaya hidup yang sehat dapat memengaruhi kesehatan reproduksi wanita.
“Kualitas tidur yang baik, aktivitas fisik yang teratur, dan kebugaran jasmani yang optimal berperan besar dalam mendukung siklus menstruasi yang sehat dan mengurangi gangguan menstruasi,” ujarnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur yang baik dan aktivitas fisik yang memadai berkontribusi pada kestabilan siklus menstruasi dan mengurangi gejala menstruasi yang tidak nyaman. Kebugaran jasmani yang optimal juga terbukti mendukung fungsi reproduksi yang sehat.
Alifia Candra Puriastuti menyatakan, temuan ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana gaya hidup memengaruhi kesehatan menstruasi.
“Penelitian ini membuka jalan bagi strategi intervensi yang lebih efektif untuk mendukung kesehatan reproduksi wanita,” ujarnya.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi berharga untuk para profesional kesehatan serta membantu wanita dalam merancang gaya hidup yang mendukung kesehatan menstruasinya. Hasil penelitian ini juga akan dipublikasikan dalam jurnal dan diharapkan dapat memicu diskusi lebih lanjut mengenai integrasi faktor-faktor gaya hidup dalam perawatan kesehatan reproduksi wanita. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








