MALANG, Tugujatim.id – Dosen bersama tim mahasiswa Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (FK UM) dan PKO FIK UM mengedukasi soal kesehatan reproduksi remaja untuk para pelajar SMK di Malang. Kegiatan FK UM ini dilakukan pada September 2025.
Hal ini berdasarkan kurun beberapa tahun terakhir, kesehatan reproduksi remaja di Indonesia menjadi perhatian penting akibat meningkatnya kasus pencabulan dan perilaku seksual berisiko di kalangan remaja.
Baca Juga: Bangun Generasi Tangguh, FK UM Dorong Kesehatan Mental dan Reproduksi Remaja di SMKN 2 Malang
Data dari Global School Health Survey (GSHS) 2015 menunjukkan bahwa sebagian remaja terlibat dalam perilaku yang berpotensi membahayakan kesehatan reproduksi mereka. Pendidikan kesehatan reproduksi harus menjadi bagian integral dari kurikulum sekolah.
Sayangnya, pendidikan kesehatan reproduksi remaja sering terabaikan. Apalagi banyak guru yang merasa kesulitan dalam mengintegrasikannya ke dalam rencana pembelajaran.
Bantu Para Guru Sampaikan Materi Kesehatan di Kelas
Karena itu, beberapa dosen Alifia Candra P SKeb Bd MKes, Winny Kirana Hasanah SKeb Bd MKM, Nina Rini Suprobo SKeb Bd MKeb, dan Rizqie Putri Novembriani SKeb Bd MKM bersama tim mahasiswa Kebidanan FK UM dan PKO FIK UM mengimplementasikan modul ajar yang telah disusun sebagai hasil Pengabdian Masyarakat bersama guru-guru IPAS dan BK di tahun sebelumnya. Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDG’s, terutama tujuan ke-3 dan 4.

Modul Proyek IPAS diimplementasikan kepada para siswa SMKN 2 dan SMKN 3 Malang. Harapannya modul ini dapat diadaptasi oleh beberapa SMK yang berada di tingkat lokal Kota Malang maupun di tingkat nasional. Jadi, slogan perguruan tinggi berdampak juga dapat diterapkan.
Modul Proyek IPAS yang telah diinsersi materi kesehatan reproduksi remaja harapannya membantu guru menyampaikan materi pendidikan kesehatan reproduksi remaja di kelas. Dengan langkah-langkah ini, harapannya pendidikan kesehatan reproduksi dapat berdampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan remaja di Indonesia. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








