MALANG, Tugujatim.id – Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (FK UM) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMKN 2 Kota Malang, selama dua hari, tepatnya pada 15 dan 18 Juli 2025. Kegiatan FK UM ini sekaligus jadi rangkaian masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
Kegiatan FK UM ini mengangkat tajuk Promoting Mental and Reproductive Health for Adolescents through Sustainable Education. Inisiatif ini lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap rendahnya pemahaman remaja terkait isu-isu penting seperti kesehatan mental, kesehatan reproduksi, serta etika dan literasi digital, yang merupakan topik yang semakin relevan di tengah dinamika kehidupan modern.
Baca Juga: Program GEN-START: Kebidanan FK UM Bekali Siswi SMKN 2 Malang Cegah Stunting sejak Remaja
Hari pertama ditujukan bagi 675 siswa baru kelas X, sementara hari kedua menyasar siswa kelas XI dan XII dalam dua sesi berbeda, menjangkau total 1.510 peserta.
Tim pelaksana diketuai oleh Rizqie Putri Novembriani, S.Keb., Bd., M.K.M., dan beranggotakan dosen Program Studi Kebidanan lainnya: Alifia Candra Puriastuti, S.Keb., Bd., M.Kes., Dessy Amelia, S.Keb., Bd., M.Kes., serta Nina Rini Suprobo, S.Keb., Bd., M.Keb.

Kegiatan FK UM ini turut melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi, yakni Kebidanan, Ilmu Keolahragaan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga UM. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan edukatif, diperkaya dengan kuis interaktif dan sesi refleksi yang memberikan ruang aman bagi siswa untuk bertanya dan berbagi. Antusiasme peserta sangat terlihat, khususnya ketika mendalami topik-topik seperti tekanan emosional, hubungan yang sehat, dan batasan di dunia digital.
Koordinator MPLS sekaligus mitra kegiatan pengabdian masyarakat Siti Maria Ulfa, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa para siswa sangat antusias mengikuti sesi edukatif ini.

“Pemaparan dari tim FK UM sangat aplikatif dan mudah dicerna. Kami sangat berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM di sekolah kami,” tuturnya.
Program ini berkontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 3, 4, dan 5, dengan memperkuat kesehatan dan kesejahteraan remaja, memperluas jangkauan edukasi kontekstual berbasis sekolah, serta menumbuhkan kesadaran terkait kesetaraan gender dan kesehatan reproduksi.

Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan, tim pengabdian juga menyusun modul yang dapat dimanfaatkan oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar. Ke depan, program ini dapat diperluas melalui pelatihan peer educator guna membentuk agen sebaya yang aktif di lingkungan sekolah.
Kolaborasi antara FK UM dan SMKN 2 Kota Malang ini diharapkan menjadi pijakan dalam menciptakan ekosistem sekolah yang sehat secara mental dan fisik serta lebih siap menghadapi tantangan sosial dan digital masa kini. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








