TUBAN, Tugujatim.id – Masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Tuban, harus waspada. Sebab, pada beberapa terakhir gelombang tinggi Laut Jawa berpotensi mengalami peningkatan.
Pantauan Tugu Jatim di Jalan RE Martadinata Kabupaten Tuban, tampak gelombang air laut tinggi yang tak henti naik ke daratan.
Tingginya gelombang laut bahkan membuat sebagian nelayan memilih untuk tidak melaut. Mereka tak mau nekat dan lebih memilih mengisi waktu dengan memperbaiki perahu ataupun alat tangkap.
“Ya beberapa hari ini memang gelombang sedikit tinggi mas. Ini juga memperbaiki jaring ya sedikit perlu ada penbenahan,”kata Toro salah satu nelayan, di wilayah Kecamatan Tuban.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Stasiun Maritim Tanjung Perak, bahwa saat ini bulan sedang pada fase Bulan Purnama. Fase itu akan mempengaruhi kondisi pasang surut air laut. Termasuk juga wilayah perairan di pesisir utara Tuban.
Kondisi ini terjadi sejak tanggal 20 sampai dengan 25 Juni 2024 yang berpotensi menyebabkan pasang maksimum dan surut minimum.
Untuk ketinggian muka air laut dari tanggal 20 sampai dengan 25 Juni 2024 di perairan utara Tuban diperkirakan mencapai ketinggian antara 110-120 cm.
“Ya kita mengimbau kepada pada nelayan juga terus memantau informasi dari BMKG terkait update cuaca maupun gelombang air laut,” ucap Kepala Stasiun Metereologi BMKG kelas III Tuban, Zem Irianto Padama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Imam Abu Hanifah








