• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ketua DPD KNPI Tuban, Sutrisno Puji Utomo (tengah), bersama jajarannya.

Ketua DPD KNPI Tuban, Sutrisno Puji Utomo (tengah), bersama jajarannya. (Foto: Dokumen KNPI)

Giliran KNPI Tuban Kritik Kinerja Pemerintahan Lindra-Riyadi Selama Setahun

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN , Tugujatim.id – Kritik terhadap kinerja Halindra Faridzky bersama H Riyadi dalam memimpin Kebupaten Tuban selama setahun terus mengalir. Sebelumnya, sejumlah aktivis PMII Tuban mengkritik dengan menggelar demonstrasi, kini giliran KNPI Tuban yang turun mengomentari secara kritis.

Ketua DPD KNPI Tuban, Sutrisno Puji Utomo, menyampaikan banyak persoalan yang hingga saat ini belum terselesaikan oleh Pemerintahan Lindra-Riyadi. Visi dan misi yang digaungkan ketika kampanye dulu masih belum kelihatan berjalan.

You might also like

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM
Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

21/07/2026 6:45 PM

“Kepemimpinan bupati yang memiliki jargon ‘Bangun Deso Noto Kutho, dianggap tidak lebih baik dari pemerintahan sebelumnya,” ujar Sutrisno, sapaan akrabnya pada Minggu (19/06/2022).

Selaim itu, dia juga menyoal kemiskinan yang masih tinggi. Pembangunan infrastruktur yang masih lambat serta perhatian pada pemuda yang masih minim di era industri yang marak di Tuban.

“Kami catat semua, nanti kami sampaikan terkait rekomendasi dari teman-teman OKP,” tambahnya.

Berikut  ini beberapa pernyataan kritik KNPI Tuban terhadap pemerintah Lindra-Riyadi.

1. Pengentasan kemiskinan tidak ada perkembangan sama sekali.

2. Pembangunan infrastruktur tidak maksimal. Contohnya, perbaikan jembatan Glendeng yang menghabiskan APBD 2021 sekitar Rp 6,4 miliar namun penggunaannya hanya sebentar.

3. Memaksakan kehendak dalam proses perbaikan jembatan Glendeng yang statusnya tidak bertuan alian asetnya tidak ada yang memiliki.

4. Tidak ada pengembangan SDM Pemuda. Padahal Tuban Kota industri tapi tidak ada peningkatan SDM Masyarakat Tuban.

5. Mbangun Deso Noto Kutho, tapi faktanya desa hancur dengan kehadiran retail atau pasar modern yang bergeliat di desa. Hal itu berdampak pada perekonomian pasar tradisional yang teramcam mati .

6. Visi dan misi bupati dan wakil bupati Tuban belum bisa dikatakan berjalan maksimal.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Kabupaten TubanKNPILindra-RiyadiPMII
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Next Post
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha secara simbolis menyerahkan gulungan wayang ke dalang Ki Sakti Mahardika.

Peduli Budaya Bangsa, Pegadaian Gelar Wayang Kulit Hadirkan Ki Sakti Mahardika

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID