• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ketua DPD KNPI Tuban, Sutrisno Puji Utomo (tengah), bersama jajarannya.

Ketua DPD KNPI Tuban, Sutrisno Puji Utomo (tengah), bersama jajarannya. (Foto: Dokumen KNPI)

Giliran KNPI Tuban Kritik Kinerja Pemerintahan Lindra-Riyadi Selama Setahun

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN , Tugujatim.id – Kritik terhadap kinerja Halindra Faridzky bersama H Riyadi dalam memimpin Kebupaten Tuban selama setahun terus mengalir. Sebelumnya, sejumlah aktivis PMII Tuban mengkritik dengan menggelar demonstrasi, kini giliran KNPI Tuban yang turun mengomentari secara kritis.

Ketua DPD KNPI Tuban, Sutrisno Puji Utomo, menyampaikan banyak persoalan yang hingga saat ini belum terselesaikan oleh Pemerintahan Lindra-Riyadi. Visi dan misi yang digaungkan ketika kampanye dulu masih belum kelihatan berjalan.

You might also like

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM
Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

04/06/2026 1:00 PM

“Kepemimpinan bupati yang memiliki jargon ‘Bangun Deso Noto Kutho, dianggap tidak lebih baik dari pemerintahan sebelumnya,” ujar Sutrisno, sapaan akrabnya pada Minggu (19/06/2022).

Selaim itu, dia juga menyoal kemiskinan yang masih tinggi. Pembangunan infrastruktur yang masih lambat serta perhatian pada pemuda yang masih minim di era industri yang marak di Tuban.

“Kami catat semua, nanti kami sampaikan terkait rekomendasi dari teman-teman OKP,” tambahnya.

Berikut  ini beberapa pernyataan kritik KNPI Tuban terhadap pemerintah Lindra-Riyadi.

1. Pengentasan kemiskinan tidak ada perkembangan sama sekali.

2. Pembangunan infrastruktur tidak maksimal. Contohnya, perbaikan jembatan Glendeng yang menghabiskan APBD 2021 sekitar Rp 6,4 miliar namun penggunaannya hanya sebentar.

3. Memaksakan kehendak dalam proses perbaikan jembatan Glendeng yang statusnya tidak bertuan alian asetnya tidak ada yang memiliki.

4. Tidak ada pengembangan SDM Pemuda. Padahal Tuban Kota industri tapi tidak ada peningkatan SDM Masyarakat Tuban.

5. Mbangun Deso Noto Kutho, tapi faktanya desa hancur dengan kehadiran retail atau pasar modern yang bergeliat di desa. Hal itu berdampak pada perekonomian pasar tradisional yang teramcam mati .

6. Visi dan misi bupati dan wakil bupati Tuban belum bisa dikatakan berjalan maksimal.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Kabupaten TubanKNPILindra-RiyadiPMII
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Next Post
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha secara simbolis menyerahkan gulungan wayang ke dalang Ki Sakti Mahardika.

Peduli Budaya Bangsa, Pegadaian Gelar Wayang Kulit Hadirkan Ki Sakti Mahardika

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID