• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pemandangan Gua Lowo di Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur, yang indah. (Foto: Zamzuri/Tugu Jatim)

Pemandangan Gua Lowo di Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur, yang indah. (Foto: Zamzuri/Tugu Jatim)

Gua Lowo, Gua Terpanjang Se-Asia Tenggara Milik Kabupaten Trenggalek

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

TRENGGALEK, Tugujatim.id – Kabupaten Trenggalek yang memiliki jajan kuliner tempe keripik dan alen-alen ini juga memiliki destinasi wisata berupa gua yang diklaim menjadi gua terpanjang se-Asia Tenggara. Namanya Gua Lowo. Bahkan, untuk masuk dan menjelajahi gua terpanjang ini perlu waktu dan tenaga yang ekstra.

Nama Gua Lowo diambil dari mayoritas penghuninya yaitu lowo dalam bahasa Indonesia yang berarti kelelawar. Gua tersebut dijadikan rumah kelelawar yang menggantung di sudut langit-langit gua. Tak hanya untuk sekadar jalan-jalan, pengunjung juga bisa belajar pengetahuan soal gua.

You might also like

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM
Gunung Penanggungan

Mengapa Gunung Penanggungan Disebut Miniatur Mahameru? Ini Sejarah, Bentuk, dan Keistimewaannya

19/07/2026 10:45 AM

“Konon, panjang gua ini berdasarkan catatan yaitu sekitar 2 kilometer (km),” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek Sunyoto.

Merujuk pada hasil beberapa peneliti gua asal luar negeri bertahun-tahun lalu, total panjang itu hanya sekitar 850 meter yang bisa dijelajahi oleh para pengunjung. Untuk menjelajahi sisanya panjang gua, pengunjung harus menyelami sungai dengan kedalaman hingga 10 meter.

Nah, menjelajah separo dari akses jalur yang bisa dilalui sudah cukup bagi mereka yang sekadar ingin bersantai. Sementara bagi mereka yang berjiwa petualang, bisa menyusuri sampai titik paling ujung dekat sungai bawah tanah.

Di dekat jalur paling ujung ini, ada juga sarang gerombolan kelelawar. Mulai sore menjelang malam, hewan-hewan ini akan aktif keluar-masuk gua.

“Kalau pukul 17.00, banyak kelelawar yang keluar-masuk gua,” kata Suyono, salah satu penjaga wisata Gua Lowo.

Pengunjung bisa menikmati Gua Lowo dengan berjalan kaki menyusuri jembatan. (Foto: Zamzuri/Tugu Jatim)
Pengunjung bisa menikmati Gua Lowo dengan berjalan kaki menyusuri jembatan. (Foto: Zamzuri/Tugu Jatim)

Di salah satu titik lain, ada juga langit-langit gua dengan lubang yang menganga. Ini memungkinkan pengunjung melihat langit dari dalam gua apabila berdiri tepat di bawahnya. Sementara hampir di seluruh penjuru gua, dari akses pintu masuk hingga jalan ujung, stalaktit dan stalagmit memenuhi tiap sisi dengan aneka bentuk. Hanya saja, sebagai catatan, gua ini memiliki pemandangan yang cukup temaram.

Lampu-lampu yang tersedia belum mencukupi untuk pengunjung menikmati tiap lekuk gua dengan mata telanjang. Jadi, ada baiknya pengunjung membawa alat penerangan sendiri. Tapi, jangan kaget ya jika ada aroma kurang sedap ketika berada di dekat lokasi sarang kelelawar.

Suyono juga mengatakan, Gua Lowo paling banyak dikunjungi wisatawan ketika hari libur dan akhir pekan. Jumlah rata-rata kunjungan saat liburan mencapai 500-600 orang per hari. Namun, di saat pandemi, pengelola membatasi jumlah pengunjung. Pengunjung harus masuk-keluar secara bergantian per rombongan agar tak memicu kerumunan.

Aby Karuniawan, salah satu pengunjung, menganggap Gua Lowo cukup menarik untuk dijelajahi. Dia membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk menikmati setiap sudut dan lekuk gua tersebut.

“Ini tempat yang cukup indah untuk direkomendasikan. Apalagi aksesnya mudah. Dan juga searah dengan tempat wisata lain, seperti deretan pantai di wilayah Prigi yang cukup terkenal,” kata Aby.

Hanya, menurut dia, perlu fasilitas pendukung yang mumpuni di tempat wisata tersebut.

“Kalau saya lihat, lampunya kurang terang. Jadi, membuat lebih susah untuk menjelajahinya,” sambungnya.

Tags: Asia TenggaraDestinasi WisataGua LowoGua Lowo TrenggalekGua terpanjang se-Asia TenggaraWisata Trenggalekwisatawan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Gunung Penanggungan

Mengapa Gunung Penanggungan Disebut Miniatur Mahameru? Ini Sejarah, Bentuk, dan Keistimewaannya

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:45 AM
0

Tugujatim.id – Di antara deretan gunung di Jawa Timur, Gunung Penanggungan memiliki julukan yang cukup populer, yakni Miniatur Mahameru. Sebutan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengecek pos penyekatan di Jawa Timur pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah pada Jumat (14/05/2021). Mereka juga memberikan bingkisan. (Foto: Polda Jatim)

Polda Jatim Pastikan Pos Penyekatan Berfungsi Optimal

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID