Gubernur Jatim Khofifah: Pastikan Bromo Tengger Semeru Jadi Super Prioritas Nasional - Tugujatim.id

Gubernur Jatim Khofifah: Pastikan Bromo Tengger Semeru Jadi Super Prioritas Nasional

  • Bagikan
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa melaksanakan Serah Terima Jabatan Bupati Malang di Kantor DPRD Kabupaten Malang, Senin (08/03/2021).(Foto: Rap/Tugu Jatim)
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa melaksanakan Serah Terima Jabatan Bupati Malang di Kantor DPRD Kabupaten Malang, Senin (08/03/2021).(Foto: Rap/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa melaksanakan Serah Terima Jabatan Bupati Malang di Kantor DPRD Kabupaten Malang, Senin (08/03/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengungkapkan jika Kabupaten Malang sudah masuk dalam Keppres Nomor 80 Tahun 2019 dan masuk dalam prioritas nasional.

“Kabupaten Malang ini agak banyak program di Keppres Nomor 80 Tahun 2019 terkait Bromo Tengger Semeru (BTS). Karena itu, segera dilakukan irisan-irisan terkait Kabupaten Malang ini ada di musrenbang. Setelah itu disiapkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), saya harap itu sudah masuk program-program yang menjadi proyek strategis nasional,” terangnya.

Bahkan, dalam Keppres itu, Bromo Tengger Semeru menjadi super prioritas nasional.

“Keppres Nomor 80 Tahun 2019, ada 5 program prioritas. Di antaranya, ada super prioritas salah satunya adalah BTS. Beberapa adalah terkait infrastruktur agar mempermudah public transportation di Kabupaten Malang yang akan menjadi prioritas,” tegasnya.

Selain itu, Khofifah berharap kepada Bupati Malang Muhammad Sanusi agar sektor pertanian digenjot kembali.

“Hal-hal yang sudah ditumbuhkembangkan di sini, mulai dari sektor pertanian yang kemarin sedikit mengalami kontraksi, maka bisa didorong secara signifikan. Selain itu, topografi wilayahnya juga sangat memungkinkan,” tuturnya.

Dia juga menyampaikan, sektor digital juga diharapkan bisa berkembang pesat karena Malang Raya memiliki banyak animator andal dan UMKM berbasis digital.

“Kemudian animator-animator di Malang Raya ini sangat luar biasa, jadi saya kira e-commerce di Malang Raya juga luar biasa. Karena itu, Jack Ma melihat jika UMKM kota di tahun 2030 akan 90 persen yang menggunakan perdagangan secara online,” ujarnya. (rap/ln)

  • Bagikan