• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kambing Kurban

Ilustrasi Kambing Kurban di Pasar Hewan Tuban. Foto Rochim.

Gus Baha: Kurban Kambing Itu Lebih Sakral, Punya Nilai Keberanian Serta Kemandirian

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Islamic, Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Tren berkurban seekor sapi secara patungan semakin marak, tetapi KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha justru mengajak umat Islam untuk merenungi, Apakah yang lebih utama, berkurban kambing sendiri atau ikut patungan sapi bersama enam orang lainnya?

Sebuah perbincangan hangat di kanal YouTube Najwa Shihab bersama Prof. Quraish Shihab dan Alwi Shihab (25/6/2023), Gus Baha mengungkapkan pandangannya yang mencuri perhatian. Menurutnya, kurban kambing lebih utama, baik secara nilai spiritual maupun historis.

You might also like

Kucing

Kucing Tiba-Tiba Buang Air Sembarangan? Ini 8 Hal yang Bisa Menjadi Penyebabnya

20/07/2026 11:00 AM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

“Kalau harus memilih antara tujuh orang patungan sapi dan satu orang berkurban kambing, saya lebih condong memilih kambing. Itu juga pendapat mayoritas ulama,” kata Gus Baha.

Gus Baha menjelaskan, dasar keutamaan kambing tidak sekadar soal jumlah atau harga. Ia merujuk langsung pada sejarah kurban Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Saat itu, hewan yang diturunkan dari langit untuk menggantikan Nabi Ismail adalah seekor kambing, bukan unta atau sapi.

“Kalau ada hewan lain yang lebih baik, pasti Allah akan memilih yang lain. Tapi nyatanya kambing yang dipilih. Ini yang menjadi dasar kuat dalam fiqih bahwa kambing itu lebih utama,” ungkapnya.

Kambing Kurban 2
Kambing Kurban di Pasar Hewan Tuban. Foto Rochim.

Menurut Gus Baha, berkurban seekor kambing untuk satu orang bukan hanya soal ritual. Itu juga mencerminkan sikap pribadi yang kuat dan tidak bergantung pada orang lain. Nilai keberanian dan kemandirian sangat terasa.

“Lebih privat. Satu orang satu kambing itu bentuk totalitas. Bukan urunan atau ikut-ikutan,” tegasnya.

BACA JUGA: Tabungan Nenek Marjidah dari Buruh Tani Antarkan Berangkat Haji di Usia Seabad Lebih

Sayangnya, lanjut Gus Baha, tren gaya hidup modern dan gengsi sosial mulai menggeser semangat kurban yang murni ini. Ia menyoroti perubahan sikap masyarakat yang awalnya terbiasa kurban kambing sendiri, kini justru ramai-ramai patungan sapi, bahkan mulai enggan menerima daging kambing.

“Dulu biasa kurban kambing sendiri, sekarang ramai-ramai ikut sapi. Banyak yang mulai beralasan kambing bikin darah tinggi atau repot dibagikan. Ini karena mulai banyak pegawai dan orang kelas menengah yang lebih mementingkan gaya hidup,” keluh Gus Baha.

BACA JUGA:  Bingung Mau Puasa Qadha atau Syawal Dulu? Ini Penjelasan Hukumnya

Padahal, menurutnya, konsumsi daging kambing tidak akan berbahaya jika dikonsumsi dengan bijak. Sayangnya, persepsi ini membuat sebagian orang merasa risih menerima daging kambing, bahkan menolaknya.

Sebagai penutup, Gus Baha mengingatkan bahwa Rasulullah sendiri berkurban kambing. Ini menjadi rujukan penting bagi ulama dalam menetapkan pilihan terbaik saat berkurban.

“Maka kalau ingin mengikuti jejak Nabi dan makna sejati kurban, kambing tetap yang utama,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita TubanHari Raya Iduladha 2025Hewan KurbanIdul AdhaIduladhaIduladha 2025Kabupaten TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Kucing

Kucing Tiba-Tiba Buang Air Sembarangan? Ini 8 Hal yang Bisa Menjadi Penyebabnya

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 11:00 AM
0

Tugujatim.id - Kucing yang biasanya selalu buang air di litter box terkadang bisa tiba-tiba pipis atau buang air besar di lantai,...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Teknik Feynman

Sering Kesulitan Memahami Materi? Coba 7 Langkah Belajar dengan Teknik Feynman

by Mochamad Abdurrochim
13/07/2026 8:26 AM
0

Tugujatim.id – Bagi sebagian pelajar maupun mahasiswa, memahami materi pelajaran tidak selalu cukup hanya dengan membaca berulang kali. Meski sudah...

Charger HP Cepat Rusak

Kenapa Charger HP Cepat Rusak? Ini 11 Kebiasaan yang Sering Menjadi Penyebabnya

by Mochamad Abdurrochim
12/07/2026 12:00 PM
0

Tugujatim.id - Charger HP yang cepat rusak sering kali membuat proses pengisian daya menjadi terganggu dan memaksa pengguna membeli charger...

Next Post
Bernah de Vallei Mojokerto

Suasana Sejuk di Tengah Hutan Pinus! Bernah de Vallei Mojokerto

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID