JEMBER, Tugujatim.id – Dalam upaya memaksimalkan promosi destinasi wisata daerah, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait mengimbau kepada masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), hingga tenaga kontrak pemerintah untuk turut aktif sebagai promotor pariwisata dan penyebar informasi positif mengenai Kabupaten Jember.
Seruan ini diungkapkan ketika penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 66 pegawai dalam acara Bupati Ngantor di Desa dan Kelurhan (Bunga Desaku) di Kecamatan Sumberbaru, Kamis (25/09/2025).
Baca Juga: Sempat Batal! Penerbangan Jember-Jakarta Mengudara, Bupati Gus Fawait Ungkap Perjuangan
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan bahwa pembangunan wilayah tidak dapat bergantung sepenuhnya pada upaya pemerintahan semata. Seluruh komponen masyarakat, khususnya para birokrat, memiliki kewajiban untuk mendukung kemajuan daerah melalui peran sebagai duta pariwisata di komunitas tempat mereka beraktivitas.
“Kemajuan Jember bukan hanya tanggung jawab kepala daerah. Diperlukan sinergi yang kokoh antara birokrasi dan masyarakat. Saya mengamanatkan agar Jember dipromosikan di setiap kesempatan,” ungkap Gus Fawait.
Menurut dia, para pegawai negeri tidak hanya berperan sebagai eksekutor kebijakan pemerintahan, melainkan juga menjadi cerminan dan brand ambassador daerah. Di era teknologi informasi saat ini, mereka memiliki kesempatan lebih luas untuk berkontribusi melalui penyebaran konten positif di platform digital, sembari mengimbangi pemberitaan yang kurang menguntungkan tentang Jember.
“Perbedaan perspektif dengan kepemimpinan boleh saja ada, namun jangan lupakan kewajiban mempromosikan Jember. Kebanggaan dan storytelling tentang daerah ini bukan monopoli pemerintah, tetapi seluruh penduduk, terutama para ASN,” jelasnya.
Bupati Sesalkan Perspektif Negatif di Jember
Bupati berusia muda ini menyesalkan adanya upaya-upaya untuk membentuk persepsi negatif seolah kondisi Jember sedang mengalami kemunduran. Padahal, menurut dia, berbagai program unggulan telah terlaksana dan memberikan manfaat langsung bagi rakyat.
Sebagai contoh, dia menyebutkan implementasi layanan medis tanpa biaya, pemberian tunjangan untuk pendidik agama, rencana pengumuman program bantuan pendidikan, serta kesuksesan penyelenggaraan acara-acara berskala besar seperti Ancak Agung.
“Semua pencapaian tersebut membuktikan Jember berada pada track yang tepat. Wilayah ini tengah mengalami akselerasi pembangunan,” tegasnya.
Karena itu, Gus Fawait mendorong seluruh pegawai negeri untuk proaktif menyebarluaskan informasi konstruktif melalui berbagai media, khususnya jejaring sosial. Harapannya, representasi Jember di dunia maya tidak didominasi keluhan atau berita pesimis, melainkan juga semangat dan prestasi positif yang sedang dibangun.
“Jangan biarkan konten negatif yang mendominasi viral. Para ASN harus menjadi bagian dari penyebar harapan. Jember sedang dalam fase kebangkitan,” katanya.
Gus Fawait optimis, apabila pemerintah, birokrasi, dan rakyat berkolaborasi, reputasi Jember akan semakin menguat sebagai wilayah yang progresif, kompetitif, dan berlimpah objek wisata.
“Jika seluruh elemen bersatu mempromosikan Jember, tidak ada halangan untuk kemajuan daerah ini. Sebab perkembangan selalu berawal dari antusiasme penduduknya sendiri,” tutupnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








